Dilarang ke Toilet Saat Menstruasi Lalu Dipecat, Model AS Ini Gugat Hyundai

POJOKSUMUT.com, SEORANG model bernama Rachel Rickert (27) mengajukan tuntutan kepada raksasa otomotif Korea, Hyundai, yang ditudingnya telah memecatnya karena mengalami menstruasi.

Rachel mengatakan bahwa dia dipermalukan saat mewakili merek tersebut di New York International Auto Show, April lalu.

Dia mengatakan bahwa saat itu dia menjelaskan bahwa dia perlu ke toilet, tapi ditolak dengan alasan jam sibuk pameran. Dan ia akhirnya tak berhasil mengganti tampon pada waktunya.

Hyundai Motor Amerika mengatakan sedang menyelidiki tuduhan tersebut.

Rachel Rickert mengatakan bahwa dia perlu mengganti pakaian dalam dan celana ketatnya, dan memberi tahu Erika Seifred, dari perusahan penyedia jasa model, tentang apa yang telah terjadi.

Dia kemudian mendapat pesan teks dari Erika Seifred yang menyampaikan bahwa Hyundai memintanya untuk pulang.

Model tersebut mengatakan kepada BBC bahwa dia menolak permintaan itu, dan mengatakan bahwa dia lebih suka tetap tinggal karena dia dibayar per jam.

Keesokan harinya, 14 April, dia kembali masuk kerja seperti biasa.

Namun ia diberitahu bahwa Hyundai tidak lagi menginginkannya untuk bekerja di acara tersebut karena mereka mendengar tentang menstruasinya.

“Saya benar-benar bingung,” katanya kepada BBC. “Saya benar-benar kesal. Saya menangis … Saya mengagendakan waktu saya untuk seluruh pameran itu, dan saya kehilangan kesempatan bekerja di tempat lain. Jadi saya langsung menanggapi, ‘Apa? Tidak, ini tidak benar!'”
Model tersebut mengajukan laporan perlakuan diskriminasi kepada Komisi Kesempatan Kesetaraan Kerja AS (Equal Employment Opportunity Commission – EEOC) terhadap perusahaan manajemen Hyundai dan perusahaan Erika Seifrer, Experiential Talent.

Seifred mengatakan kepada BBC bahwa dia tidak ingin menanggapi.

Sang model, yang telah mengambil bagian dalam 50 acara serupa, mengatakan bahwa dia merasa ‘dipermalukan’ oleh perilaku perusahaan mobil itu.

“Saya tidak akan membiarkan orang memperlakukan perempuan seperti ini,” katanya kepada BBC.

“Haid merupakan hal alamiah bagi perempuan, dan saya tidak meminta perlakuan istimewa untuk itu, saya hanya ingin dihargai sebagai manusia dan bisa pergi ke kamar kecil. Dan tidak dianggap sebagai pekerja yang buruk hanya karena saya perlu menggunakan jamban,” ungkapnya.

Hyundai Motor America mengatakan kepada BBC bahwa pihaknya belum menerima pengaduan itu, namun sedang menyelidiki apa yang terjadi.

Seorang juru bicara mengatakan: “Kami menanggapi laporan seperti ini dengan serius dan akan menanggapi secara layak begitu kami memiliki kesempatan untuk menyelidiki keabsahan laporan tersebut,” jelasnya. (bbc)



loading...

Feeds