Jadi Korban Rasis, LeBron James : Berat Sekali Berkulit Hitam di Amerika

LeBron James
foto : /thewest.com.au

LeBron James foto : /thewest.com.au

POJOKSUMUT.com, SUPERSTAR klub Basket Cleveland Cavaliers, LeBron James menjadi korban vandalisme berbau rasis. Tepatnya, rumahnya di Los Angles dicoret dengan kata-kata kejam.

Padahal, selama ini LeBron sendiri adalah sosok yang sangat getol menyuarakan anti-rasisme sepanjang karirnya di NBA.

Bekas coretan tersebut sudah ditutupi oleh pengelola properti, tempat mega bintang berusia 32 tahun itu tinggal. Polisi Los Angeles juga tidak menyebutkan apa isi pesan bernada rasisme yang menyasar rumah pebasket bertinggi 203 sentimeter tersebut.

LAPD masih menyelidiki kasus penyebaran kebencian tersebut. Seorang anggota polisi Norma Eisenman tidak memastikan apakah CCTV di dekat lokasi akan digunakan untuk mengidentifikasi pelaku pencoretan di pagar rumah James tersebut.

“Tidak peduli berapa banyak uang yang engkau punya, tidak peduli seberapa terkenal anda, tidak peduli seberapa banyak orang mengagumi Anda, Anda pasti paham benar bahwa berat sekali menjadi berkulit hitam di Amerika,” kata LeBron dalam konferensi pers kemarin.

“Dan masih panjang sekali jalannya, bagi kami sebagai masyarakat dan bagi kami African-American sampai kami merasa setara di Amerika,” imbuhnya.

Menurut catatan, LeBron membeli rumah tersebut pada 2015 seharga USD 20,9 juta (Rp 277,9 miliar). Luas tanahnya 877 meter persegi. Rumah itu dibelinya setelah pindah dari Akron, Ohio. Insiden tersebut terjadi selang sehari sebelum James bertanding pada final NBA melawan Golden State Warriors di Oracle Arena, Oakland, California. (cak/nur/jpg/nin)



loading...

Feeds