Di Final, Buffon Punya Misi Terselubung

Kiper Juventus Gianluigi Buffon menyapa fans di stadion usai mengalahkan Monaco, Kamis (4/5/2017).
foto : AFP PHOTO/ FRANCK FIFE/uefa.com

Kiper Juventus Gianluigi Buffon menyapa fans di stadion usai mengalahkan Monaco, Kamis (4/5/2017). foto : AFP PHOTO/ FRANCK FIFE/uefa.com

POJOKSUMUT.com, Duel Juventus versus Real Madrid dalam final Liga Champions di Millennium Stadium, Cardiff, Minggu (3/6) mulai pukul 01.45 WIB nanti, akan mempertemukan Gianluigi Buffon dan Cristiano Ronaldo.

Banyak analis dan media di Italia menilai, inilah ajang pembuktian buat Buffon atau Ronaldo pantas terpilih sebagai Ballon d’Or alias pemain terbaik dunia musim ini.

La Gazzetta dello Sport menulis ‘Buffon hanya memiliki kesempatan (Ballon d’Or) jika dia pulang ke rumah dengan gelar Liga Champions’. Sementara El Corriere menambahkan: “Itu (gelar Liga Champions) akan menjadi lapisan gula pada kue dalam kariernya (Buffon)’.

Sepanjang sejarah Ballon d’Or (termasuk FIFA Ballon d’Or), baru sekali seorang penjaga gawang meraih penghargaan bergengsi buat individu pemain di dunia tersebut.

Itu terjadi saat kiper Rusia dan Dynamo Moscow, Lev Yashin mengalahkan Gianni Rivera (Italia dan AC Milan) dan Jimmy Greaves (Inggris dan Tottenham Hotspur) pada 1963.

Sebelum dan setelah itu, belum pernah dalam sejarah, penjaga gawang meraih Ballon d’Or. Buffon harus puas di urutan kedua pada 2006, kalah suara ketimbang Fabio Cannavaro.

Nah musim ini adalah musim terbaik Buffon meraih penghargaan tersebut. Dengan gelar Coppa Italia dan Serie A di tangan, Buffon akan sangat pantas menjadi pemain terbaik andai melengkapinya dengan gelar Liga Champions.

Namun nama Buffon bisa dilupakan begitu saja andai Juventus gagal menjadi juara, dan nama Ronaldo makin bersinar bersama Madrid. Inikah saatnya buat Buffon?
(as/adk/jpnn/sdf)



loading...

Feeds