Kapolda Sumut Dimutasi karena Dekat dengan Habib Rizieq? Ini Penjelasan Kapolri

Kapolri Jenderal Tito Karnavian 
Foto Yudha/pojoksatu

Kapolri Jenderal Tito Karnavian Foto Yudha/pojoksatu

POJOKSUMUT.com, KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara Irjen Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel M. Si segera digantikan secara resmi dengan Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpau.

Rycko bakal dimutasi menjadi Gubernur Akpol. Banyak kabar beredar terkait pemutasian ini. Satu diantaranya, sikap Rycko terhadap ulama dan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq.

Dia termasuk Kapolda yang welcome dengan Habib Rizieq. Itu terlihat dari sikapnya yang ramah menyambut Habib Rizieq saat datang ke Medan dalam rangka Tablig Akbar beberapa waktu lalu.

Namun, Kapolri Jenderal Tito Karnavian tegas membantah bahwa mutasi terhadap Irjen Rycko Amelza Dahniel sebagai Kapolda Sumatera Utara karena kedekatannya dengan Habib Rizieq Shihab.

Baca Juga : Walau Hanya Sembilan Bulan, tapi Kami Bangga Padamu Jenderal!
Baca Juga : Kapolda Sumut Dimutasi, Inilah Figur Penggantinya

Menurut Tito, mutasi terhadap Rycko untuk meningkatkan Akademi Kepolisian (Akpol).

“Enggak ada, Kapolda Sumut sangat berprestasi di sana. Pak Rycko dia Adhi Makayasa sangat bagus bekerja di Sumut tapi saya memerlukan Pak Rycko untuk menjadi Gubernur Akpol,” kata Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (5/6/2017).

Mabes Polri diketahui mengeluarkan surat telegram perihal perombakan struktur jabatan di tubuhnya. Rycko termasuk perwira yang dimutasi dari Kapolda Sumut menjadi Gubernur Akpol.

Tito menegaskan, pascakematian taruna Akpol Mohammad Adam pada Minggu (21/5/2017) lalu, dia berkomitmen ingin mengubah budaya di sana. Karena itu, menurut Tito, sosok Rycko dianggap tepat mengisi jabatan itu. “Karena saya ingin memperbaiki Akpol. Karena itu adalah dapur pimpinan Polri, calon pimpinan Polri,” kata Tito.

Mengenai kematian taruna Akpol tersebut, Tito mengaku menyesalinya. Apalagi taruna Akpol tersebut tewas lantaran dipukuli oleh seniornya.

“Padahal enam bulan lalu saya ke sana dan bilang hentikan budaya pemukulan. Tapi rupanya tidak berhenti juga sehingga dengan sangat terpaksa mulai dari gubernur sampai dengan pembina lain saya ganti dan minta untuk membuat perubahan yang mendasar. Tidak boleh lagi ada kekerasan di situ,” kata dia.

Seperti diketahui, isu pencopotan Rycko sebagai Kapolda Sumut akibat menerima dan menjemput Habib Rizieq di Bandara Kualanamu, Medan. Saat itu, Rizieq tengah menggelar Aksi Bela Agama di Medan. Rycko juga menyampaikan orasinya bahwa Rizieq merupakan imam besar umat islam. (mg4/jpnn/nin)



loading...

Feeds