Prahara di Tubuh Persib, Djanur Ungkapkan Mundur, Pemain dan Manajemen Menangis

Ekpresi Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman tertunduk lesu usai Persib kalah, belum lama ini. FOTO: RAMDHANI/RADAR BANDUNG

Ekpresi Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman tertunduk lesu usai Persib kalah, belum lama ini. FOTO: RAMDHANI/RADAR BANDUNG

POJOKSUMUT.com, KLUB Persib Bandung sedang dilanda polemik besar-besaran. Ya, ini terkait niatan mundur tidak hanya sang manajer Umuh Muchtar tapi juga pelatih Djajang Nurdjaman.

Ini setelah reaksi Boboh-fans Persib usai kekalahan dari Bhayangkara FC pekan kesembilan kemarin. Bobotoh melancarkan protes keras dengan turun ke lapangan di Stadion Patriot, Beksi.

Kekelahan itu memang membuat Persib terpuruk dengan menampati posisi 11 klasemen sementara Liga 1.

Pelatih Djadjang Nurdjaman (Djanur) mengakui bahwa tim sebesar Persib memang tidak pantas kalah terus-menerus. Ia pun paham bagaimana bobotoh ingin Persib langsung bangkit dari kekalahan.

Sebagai pelatih, Djanur pun siap menerima konsekuensi kalau pun ia harus dipecat. “Ya saya mengundurkan diri,” kata Djanur melalui pesan singkatnya, Senin (5/6/2017).
Bahkan, Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengaku menangis usai mendapat kata-kata kasar dari Bobotoh. Dia menganggap kalau kritik pendukung Persib itu sudah kelewatan.

Umuh sebenarnya maklum dengan kritikan itu, tapi kecewa karena penyampaiannya menjurus ke kata kasar.

“Semua pemain nangis, saya juga ikut nangis, pelatih dan official semuanya nangis. Setelah itu, Djadjang secara lisan memutuskan mundur. Semua pemain pada nangis,” kata Umuh, dikutip dari Viking Persib.

Dia meminta Bobotoh bisa mengontrol diri. Semuan pihak di tim Persib, lanjut dia, juga sudah berusaha maksimal.

“Sudahlah bobotoh jangan keterlaluan seperti itu, jangan seperti itu kalau Persib hancurkan yang rugi bobotoh juga, kasian Bobotoh yang benar-benar setia. Nangis saya sangat sakit, sangat sakit, sedih lihat Bobotoh seperti itu, dengan kata kotor kepada pemain dan pelatih,” tandasnya.
Pernyataan Djanur dibenarkan manajer Persib Bandung Umuh Muchtar. Menurutnya, Djanur sudah berpamitan kepada pemain.

“Djanur sudah bilang sama pemain, saya sampai nangis dengarnya. Baru lisan kepada pemain dan Pak Tedy,” ujar pria yang akrab disapa Pak Haji itu, di kediamannya di kawasan Kiaracondong, Bandung.

Pria yang kerap disapa Pak Haji itu menuturkan, pengunduran diri Djadjang sangat menyayat hati.



loading...

Feeds