Ombudsman Sumut : Jalur Nonakademik Berpotensi Terjadi Kecurangan

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online tingkat SMA/SMK Negeri di Sumatera Utara (Sumut) yang akan diterapkan tahun ini, masih berpotensi terjadi kecurangan. Potensi kecurangan tersebut pada jalur non akademik.

Kepala Ombusdman Perwakilan Sumut Abyadi Siregar mengungkapkan, memang potensi kecurangan itu terjadi lagi sangat kecil. Akan tetapi, dalam program ini masih ada kemungkinan kecurangan terjadi kembali.

“Potensi kecurangan itu terletak pada penerimaan jalur non akademik (28 persen). Sebab, bisa saja persoalan itu terjadi,” ungkapnya, Rabu (7/6/2017).

Diutarakannya, oleh karena itu sistem yang diterapkan Dinas Pendidikan Sumut ini perlu dikawal dan diawasi bagaimana prosesnya. Tidak hanya pihaknya, tetapi juga seluruh elemen masyarakat sehingga hasilnya benar-benar sesuai dengan apa yang diharapkan.

Dia menyebutkan, pada proses awal perancangan sistem ini seharusnya Ombusdman dilibatkan. Sebab, program ini merupakan jawaban dari permasalahan kecurangan PPDB yang ditemukan pihaknya setiap tahun.

Seperti penggelembungan jumlah siswa, masih diterimanya siswa padahal masa penerimaan telah selesai hingga pungli.

“Kita mengapresiasi langkah yang diambil Dinas Pendidikan Sumut dalam sistem PPDB tersebut. Program itu sangat baik, dan mudah-mudahan dapat menekan kecurangan-kecurangan yang terjadi selama ini,” tukasnya.



loading...

Feeds