Polisi Periksa Orang Tua Mempelai Wanita Pembawa Ikan Mas Arsik

Pasien yang dirawat karena keracunan ikan mas arsik.
foto : metro rantau/asahan/jpg

Pasien yang dirawat karena keracunan ikan mas arsik. foto : metro rantau/asahan/jpg

POJOKSUMUT.com, HINGGA kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab keracunan massal puluhan orang yang terjadi di Desa Sukarame Baru, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.

 

Dari hasil sementara penyelidikan polisi, keracunan masal tersebut akibat warga mengonsumsi makanan khas batak yakni Ikan Mas Arsik saat pesta pernikahan adat batak.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting mengatakan kejadian nahas tersebut terjadi berawal dari pesta pernikahan mempelai pria bernama Esron Panjaitan (27) dengan mempelai wanita Astri Situmeang (25) warga Kota Medan.

 
Pihak kepolisian menduga keracunan makanan tersebut akibat warga mengkonsumsi makanan ikan mas arsik yang dibawa oleh orang mempelai wanita yang bernama Hotman Situmeang (60) di pesta pernikahan rumah mempelai pria, Desa Sukarame Baru, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.

 
“Kita masih memeriksa orang tua pengantin perempuan yang bernama Hotman Situmeang selaku yang membawa makanan berupa ikan mas yang jadi penyebab warga keracunan. Sampai saat ini kita masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium terhadap sisa makanan,” jelas Kombes Rina, Rabu (7/6/2017).

 

Seperti diberitakan sebelumnya, keracunan massal terjadi di pesta pernikahan dan pesta adat, Desa Sukaran, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara (Sumut).
Sebanyak 2 orang tewas dan puluhan orang lainnya harus dirawat di rumah sakit.

 
Informasi yang dari kepolisian, peristiwa itu bermula pada Sabtu 3 Juni 2017, usai warga menyantap hidangan ikan mas arsik di acara pesta tersebut.

 

Setelah peristiwa tersebut, satu per satu warga mengalami gejala keracunan hingga Selasa 6 Juni 2017 kemarin, warga yang diduga keracunan langsung dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds