Otak Pelaku Pembunuhan Aiptu Jakamal Tarigan Menyerahkan Diri

Jenazah Aipda Jakamal Tarigan sesaat sebelum pemakaman beberapa hari lalu
foto : Instagram Polrestabes Medan

Jenazah Aipda Jakamal Tarigan sesaat sebelum pemakaman beberapa hari lalu foto : Instagram Polrestabes Medan

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Setelah petugas menembak mati seorang terangka pembunuhan Aiptu (anumerta) Jakamal Tarigan, Rabu (7/6/2017) kemarin, kini otak pelaku dalam pembunuhan itu Faigi Zaro Zega (51) menyerahkan setelah diri.

“Dia dikenakan dengan pasal 338 KUHPidana. Untuk ancaman hukumannya, bisa dilihat di (buku) KUHP,” ujar Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Yemi Mandagi, Kamis (8/6/2017). Dalam pasal 338 KUHPidana disebutkan, bahwa setiap orang yang menghilangkan​nyawa orang lain dengan sengaja, maka diganjar hukuman kurungan 15 tahun penjara,” sebutnya.

Ia juga mengatakan, hukuman ini bisa bertambah apabila dalam persidangan terbukti bahwa pembunuhan anggota Satres Narkoba Polrestabes Medan ini direncanakan oleh para pelaku. Untuk para pelaku yang sudah ditangkap masih berada di Polres Pelabuhan Belawan.

“Kami masih mendalami lebih lanjut perkara ini untuk mencari pelaku lainnya,” ungkap Yemi di RS Bhayangkara Tingkat II Medan.

Seperti diketahui, dalam kasus ini, juga seorang tersangka bernama Ayu Giawa alias pak Yu (40) juga menyerahkan diri karena diduga takut ditembak polisi.

Ia menyerahkan diri dengan didampingi seorang pendeta/pastor.Tersangka lain yang kedua kakinya ditembak petugas adalah Lisman Giawa alias Pak Agus (40). Petugas terpaksa menembak Lisman karena melawan saat ditangkap.
Seperti diberitakan sebelumnya, Jakamal Tarigan tewas dengan luka senjata tajam di sekujur tubuh sesaat melerai keributan sekelompok pria karena rebutan lahan garapan. (ring/pojoksumut)



loading...

Feeds