Harga Ikan Laut di Medan Merangkak Naik

Aktivitas bongkar muat ikan di Pelabuhan Belawan. | foto: kkp

Aktivitas bongkar muat ikan di Pelabuhan Belawan. | foto: kkp

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Harga ikan laut di Medan mulai merangkak naik. Persentase kenaikan yang terjadi hingga 25 persen.

Hal ini disebabkan kondisi cuaca yang kurang baik, sehingga berdampak terhadap suplai ikan yang terbatas. Pasalnya, nelayan enggan melaut.

“Harga ikan laut sudah mengalami kenaikan sejak beberapa hari terakhir. Seperti ikan dencis naik dari Rp25.000 sekarang Rp30.000 per kg. Kemudian, ikan gembung dari harga Rp28.000 jadi Rp34.000 per kg, dan juga ikan nila Rp36.000 dari sebelumnya Rp30.000 per kg,” ujar salah seorang pedagang ikan di Pasar Sikambing Medan, Kamis (8/6/2017).

Dia menuturkan, para pedagang sempat bertanya di gudang ikan kawasan Cemara Asri mengapa harga ikan naik. Ternyata, dipicu cuaca ekstrim sehingga membuat nelayan enggan melaut.

“Angin di laut kencang, jadi mereka tak mau menangkap ikan. Ditambah lagi bulan puasa,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan Rizal, pedagang ikan Pusat Pasar Tradisional Medan. “Ikan laut, mahal lagi. Stoknya enggak banyak,” ucapnya.

Menurut dia, jika harga ikan mahal seperti ini maka stok ikan segar dikurangi stok ikan segar. Karena, biasanya kalau harga ikan naik masyarakat beralih dengan pilihan menu yang lebih murah seperti ayam atau tahu dan tempe.

Secara kebetulan, harga ayam justru bergerak turun. Jika sebelum puasa harga ayam potong mencapai Rp31.000 per kg, tercatat 4 hari terakhir bertahan diharga Rp24.000 per kg.

“Sudah empat hari harga daging ayam Rp24.000 per kg,” ujar Taufik, pedagang ayam potong di Pasar Sikambing Medan. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds