Cerita Soraya Larasati Selama Melahirkan, Detak Jantung Janinnya Sempat Bermasalah

POJOKSUMUT.com, ARTIS Soraya Larasati sukses melahirkan bayi mungilnya dengan persalinan Caesar pada Senin (5/6/2017).

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu lahir dengan berat badan 3,2 kilogram dan panjang 49 cm diberi nama Dzaka Rajendra Ismail Amaldi.

Ditemui di RS MRCCC Siloam, Semanggi, Jakarta Selatan, kemarin (8/6/2017). Wanita berusia 30 tahun tersebut mengatakan, dari usia kalender kehamilan. Putra keduanya tersebut sejatinya lahir pada Rabu (8/6/2017). Namun karena terjadi hal yang tak diinginkan. Proses kelahiran anaknya tersebut dipercepat.

”Awalnya cek ke dokter. Dari hasil pemeriksaan, kondisinya harus melahirkan hari itu juga karena, detak jantungnya nggak stabil, sudah gitu kontraksinya sering,” cerita Soraya.

Didampingi suaminya, Doni Amaldi, wanita yang mengawali karirnya di dunia entertainmen lewat ajang gadis sampul 2001 itu pun langsung menyiapkan diri menjalani proses persalinan caesar.

”Karena hari itu juga, jadinya buru-buru jam 7 setelah buka puasa langsung operasi, alhamdulilah bayinya sehat,” ujarnya seperti dilansir Indopos (grup pojoksumut).

Raut wajah khawatir mewarnai proses persalinan anak keduanya itu. Belum lagi, soraya sempat melewati pengalaman buruk saat melahirkan anak pertamanya, Dafa Danendra Amaldi Sulaeman.

”Khawatir banget, apa lagi anak pertama juga begitu. Niatnya normal tapi langsung mendadak operasi, jadi ada pengalaman nggak enakin, karena bayinya juga masuk icu, makanya mudah-mudahan yang ini nggak apa-apa,” terangnya.

Selama persalinan berlangsung. Soraya berjuang sendiri. suaminya dilarang masuk ke ruang operasi. ”Justru nggak ditemenin, karena memang nggak boleh. Itu kententuan dari rumah sakit, jadi aku deg-degan sendiri,” katanya.

Dia pun bisa melahit proses persalinan tersebut melalui kaca. ”Cuman agak surprisenya ternyata lampu ruang operasi ada kacanya, jadi bisa lihat dengan jelas. Sempet merem nggak bisa. Kayak nonton film secara langsung prosesi melahirkan. Semua proses dilihat dari ketubannya pecah sampe bayinya keluar,” urainya.

Lebih lanjut dikatakan Soraya, pemilihan persalinan cesar memang menjadi keputusan bersama. Apalagi, setelah melihat kalender kehamilan berdekatan dengan bulan lebaran. ”Dari awal pingen caesar, karena pertama Caesar, terus cari aman juga, karena mau lebaran, jadi lebih enak di awal, dan suami sudah nentuin tanggal,” katanya.



loading...

Feeds