Pengemudi Betor Ditemukan Tewas Mengambang, Tangan Terikat, Tubuh Penuh Luka

Mayat pria yang ditemukan dengan tangan terikat.
foto : ist for metrotabagsel/JPG

Mayat pria yang ditemukan dengan tangan terikat. foto : ist for metrotabagsel/JPG

POJOKSUMUT.com, MADINA-masyarakat Sirambas, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal, Jumat (9/6/2017) kemarin dibuat geger. Ini setelah penemuan mayat dengan tangan terikat tali mengenaskan.

Mayat berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan di pinggir sungai Tarutung, berdekatan dengan Objek Wisata Sampuraga.

Saat ditemukan, tangannya tak hanya terikat, tubuhnya juga penuh dengan luka diduga akibat benda tajam.

Terakhir diketahui tubuh itu milik Muhammad Nasai Batubara (47), seorang parbetor (Pengemudi Becak Bermotor,red) warga Pasar Jonjong, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan Kota.

Polisi yang mengevakuasi korban mengungkapkan, kondisi korban saat ditemukan dengan tangan terikat pada bagian depan menggunakan tali tambang berwarna kuning dengan luka yang terdapat pada robek pada bagian dahi sepanjang 15 sentimeter, luka tak beraturan di pipi sebelah kanan dan luka tak beraturan di ubun-ubun korban.

“Kita sudah menyebar menuntaskan ini secepatnya,” kata Kasat Reskrim Polres Madina, AKP Hendro Sutarno dari sambungan telepon selular,  seperti dilansir Metro Tabagsel (grup pojoksumut).

Informasinya hari ini juga, betor milik  korban sudah ditemukan di sekitaran Sitinjak, Panyabungan Selatan.

Nasai diketahui tidak pulang ke rumahnya di Lingkungan I, Kelurahan Panyabungan II sehari sebelum penemuan jasadnya itu oleh warga di pinggiran Sungai Tarutung.

Diketahui, Nasai meninggalkan lima anak. Dan istrinya, Arifah yang seharinya berdagang lemang dikenal sebagai orang yang ramah dan bermasyarakat.

Jenazah sudah diserahkan kepada keluarga dan dikebumikan pada hari ini juga di kampung halamannya di Desa, Barbaran Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal. (san/mt/jpg/nin)



loading...

Feeds