Setelah Ibunya Tewas Dibakar, Syaiful Akhirnya Menyerahkan Diri

Syaiful menyerahkan diri.
foto : inikata/fajar/jpg

Syaiful menyerahkan diri. foto : inikata/fajar/jpg

POJOKSUMUT.com, MAKASSAR-Sania (40), akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu pagi (10/6/2017) setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar.

Korban mengalami luka bakar serius setelah dibakar oleh anaknya, Suanda alias Syaipul alias Ipul (22). Lokasi pembakaran di rumah korban dan pelaku di Jalan Seroja, Kelurahan Kampung Buyang, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat (9/6/2017).

Sania mengalami luka bakar mencapai 80 persen.

Salah satu keluarga korban, Ramlah, mengatakan, Sania dinyatakan meninggal dunia pagi tadi. Sebelumnya, korban sempat mendapat perawatan medis di ruang ICU rumah sakit.

Baca Juga : Kesal Motor Tak Bisa Hidup, Syaiful Nyaris Bakar Seluruh Keluarga

“Seluruh tubuhnya mengalami luka bakar, dan sangat parah,” ujar Ramlah.

Sementara, dua korban lainnya yakni Sattu (55)–kakek tiri pelaku–dan Rana (8)–adik tiri pelaku–hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Jalan Mappaoddang.

Diberitakan sebelumnya, pelaku nekat membakar tiga orang anggota keluarganya lantaran tersulut emosi hanya karena mesin motornya tidak mau menyala, bahkan kerap menuding keluarganya yang merusak motornya.

Syaipul alias Ipul (22) akhirnya berhasil diamankan petugas Polsek Mariso.

Usai membakar tiga orang anggota keluarganya, tukang parkir Toko Agung di Jalan Samratulangi ini melarikan diri, bermaksud bersembunyi di wilayah dekat jembatan Barombong, Kecamatan Tamalate.

Kapolsek Mariso, Komisaris Polisi Wahyu, menjelaskan, pihaknya memang melakukan pengejaran terhadap pelaku. Akan tetapi, Ipul yang akhirnya menyerahkan diri.

“Pelaku sempat melarikan diri, tapi sikap koperatifnya ada, makanya dia menyerahkan diri. Sebelum menyerahkan diri, Ipul sempat berkomunikasi dengan salah satu anggota untuk datang, itu sejam sebelumnya berada di Polsek,” kata Kompol Wahyu kepada IniKata (FAJAR Group/Jawa Pos Group), Sabtu (10/6/2017).

Kompol Wahyu menambahkan, setelah pelaku mendatangi Mapolsek Mariso, Ipul kemudian diungsikan ke Polrestabes Makassar guna menghindari amukan massa keluarga korban.

“Sementara ini Ipul kita titip di Polrestabes Makassar untuk menghindari hal-hal tak di inginkan,” tutupnya. (afriansyah/inikata/fajar/jpg/nin)



loading...

Feeds