Dua Hari Tak Terlihat, Warga Temukan Nek Sabar Tewas di Rumahnya

Warga mengevakuasi jenazah Nek Sabar dari rumahnya.
foto : metrosiantar

Warga mengevakuasi jenazah Nek Sabar dari rumahnya. foto : metrosiantar

POJOKSUMUT.com, AROMA tak sedap menyeruak dari rumah Herlina br Siahaan alias Nek Sabar (80) di Jalan Mataram I, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Senin (12/6/2017) sore.

Hal ini membuat warga sekitar heboh dan penasaran dan masuk ke rumah. Namun, warga malah menemukan mayat Nek Sabar di dalam.

Tubuh Nek Sabar, ditemukan di ruang tamu dengan kondisi sudah bengkak dan mengeluarkan aroma tidak sedap. Tubuh posisi tidur telentang dan ditutupi selimut.

Menurut warga sekitar, selama ini korban tinggal sendirian dan mengidap penyakit gula basah. Dan pada kaki sebelah kanan korban ada luka yang telah membusuk. Korban kesehariannya biasanya hanya keluar rumah sampai di depan rumahnya dan memasak sendiri untuk kehidupannya. Sedangkan menantunya tinggal tidak jauh dari rumah.

Jenazah korban pertama kali ditemukan tetangga bernama Uli. Uli tetangga korban curiga karena mencium aroma bau busuk dari dalam rumah korban. Uli juga curiga, karena dua hari belakangan, korban sudah tidak keluar rumah.

Selanjutnya, Uli pun melaporkan kecurigaannya ke menantu korban Mar br Siregar. Kemudian, hal tersebut pun dilaporkan ke RT, Lurah dan personel Polsek Siantar Utara.

Begitu menerima laporan mencurigakan itu, personel polisi dan pihak keluarga masuk dalam rumah, dan menemukan jasad korban. Diperkirakan korban sudah meninggal sejak dua hari lalu.

Kapolsek Siantar Utara AKP P Simatupang saat berada di lokasi, mengatakan pihaknya tidak menemukan bekas luka di tubuh korban dari pemeriksaan luar. Namun tubuh korban sudah menghitam dan bagian tubuhnya hancur saat digerakkan.

“Kita juga periksa di sekitar tubuh korban dan rumah tidak ada yang mencurigakan atau tanda-tanda kejahatan,” terang Simatupang.

Dia menambahkan, barang-barang korban yang ada dalam rumah juga tidak ada yang hilang. Dan setelah dilakukan diskusi dengan pihak keluarga, jenazah tidak dibawa ke RSUD.

“Keluarga sudah ikhlas dan yakin tidak ada yang ganjil dari kematian korban. Namun kita tetap mengumpulkan informasi terkait itu. Katanya, korban memang ada mengidap penyakit gula yang sudah dideritanya bertahun-tahun,” ucap Simatupang. (th/ms/jpg/nin)



loading...

Feeds