Nahas! Buru-buru Demi Pesawat, Notaris Cantik Tewas Menghantam Truk

korban dan kondisi mobilnya

korban dan kondisi mobilnya

POJOKSUMUT.com, BALIKPAPAN-Peristiwa tragis dialami oleh seorang notaris cantik, Meliyani Febriyanti (35), warga Samarinda. Dia tewas lantaran mobil Grand Livina KT 1370 ME yang dikemudikannya menabrak truk rongsokan yang teronggok di pinggir jalan.

Kejadiannya di Km 12, Jalan Soekarno-Hatta, Karang Joang, Balikpapan Utara, Selasa (13/6) pagi, sekira pukul 05.30 Wita. Menurut saksi mata di dekat kejadian, mobil warna silver tersebut melaju kencang dari arah Samarinda menuju Balikpapan.

Di dalam mobil, korban bersama tiga orang rekannya sedang menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan, Balikpapan. Mereka sedang mengejar jam penerbangan menuju Jakarta.

“Mobil ini dari arah Samarinda tujuan ke Balikpapan. Informasinya, korban bersama tiga penumpang lainnya menuju bandara. Saat melintas di TKP, mobil hilang kendali hingga menabrak mobil rusak di pinggir jalan. Ini kecelakaan tunggal,” ujar Kasat Lantas Polres Balikpapan AKP Noordiyanto, kemarin siang.

Saat itu, kondisi jalan licin akibat hujan gerimis. Kondisi jalannya pun menikung. Ketika itulah mobil lepas kendali, sempat berputar beberapa kali, sebelum menabrak bangkai truk yang berada di sebelah kiri jalan.

Pasca kejadian, pengendara lainnya dan warga sekitar yang melihat kejadian langsung mengevakuasi korban dari dalam mobil. Awalnya, Meliyani masih sempat menjerit kesakitan. Hingga akhirnya oleh warga langsung dilarikan ke RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo. Namun takdir berkata lain. Saat mobil yang membawa korban melintasi kawasan Pasar Buton, Km 4, Balikpapan Utara, korban mengembuskan napas terakhir akibat luka parah yang dideritanya.

“Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Korban mengalami luka di bagian wajah dan dada,” ungkap Kasat Lantas.

Sementara itu, ketiga penumpang lainnya hanya mengalami luka ringan. Mobil korban terlihat rusak parah di bagian depan mobil. “Sementara ini mobil korban kami amankan di Satlantas Polres Balikpapan. Korban di rumah sakit tadi dilakukan visum, sekarang sudah dibawa pulang keluarganya ke rumah duka,” ujarnya.

Menurut mantan kapolsek Derawan ini, kawasan rawan lakalantas berada di Km 16 hingga Km 24, Balikpapan Utara. Pasalnya, di sepanjang jalan tersebut, karakter jalan banyak tikungan tajam. Terlebih saat kondisi hujan, jalan menjadi licin.

“Tikungan tajam di sepanjang jalur rawan itu ada sekitar delapan. Pengendara harus betul-betul fokus saat melintas di sana. Kondisi fisik juga harus diperhatikan. Jangan melanggar peraturan rambu-rambu lalu lintas. Karena jika tidak dapat menguasai laju kendaraan, lakalantas pasti terjadi,” bebernya.

Berbagai upaya telah dilakukan petugas Satlantas Pores Balikpapan. Di antaranya, memasang spanduk imbauan di sebelah kiri dan kanan jalan, membuat terang dan jelas rambu-rambu lalu lintas, serta memperjelas markah jalan.

“Kami mengimbau pengendara harus mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Jangan memacu kecepatan tinggi, terlebih saat ini cuaca dalam kondisi hujan. Mari jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” tandasnya. (pri/ono/k1/jpg/nin)



loading...

Feeds