Ya Ampun! Kesal Ditilang, Curhat di Facebook, Dua Pemuda Ini Diringkus Polisi

Status Marzkui usai ditilang polisi.
foto : Radar Tarakan/JPG

Status Marzkui usai ditilang polisi. foto : Radar Tarakan/JPG

POJOKSUMUT.com, TARAKAN-Nahas sekali nasib Marzuki dan Trio Langgeng. Luapan emosisnya di Facebook karena kecewa ditilang berakhir di sel tahanan. Kasus ini semoga bisa menjadi pelajaran agar bijak menggunakan media sosial.

Mereka ditangkap Unit Jatanras Polres Tarakan, Rabu (14/6/2017) sekira pukul 16:30 Wita.

Gara-garanya, keduanya menulis status di Facebook yang berisi ujaran kebencian terhadap kepolisian.

“Keduanya kami amankan karena dianggap posting-an pada 10 Juni melalui medsos Facebook sudah masuk kategori menyebarkan kebencian dan penghinaan terhadap institusi kepolisian. Terlebih posting-an tersebut juga dibagikan ke grup yang ada di Facebook yakni Forum Jual Beli Tarakan,” beber Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Michael Hence Royke Supit, Kamis (15/6/2017).

Dia menambahkan, Marzuki ditilang Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan karena memarkir kendaraannya di lokasi yang terdapat rambu-rambu larangan parkir pada 9 Juni lalu.

Lokasi persisnya di depan gerai KFC di samping halte yang berada di Jalan Jendral Sudirman.

“Dirinya beralasan hanya sebentar memarkirkan kendaraannya di situ untuk mengambil baterai laptop di toko Starcom. Namun, anggota (polantas) tetap melakukan penilangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku karena dia (Marzuki) jelas-jelas melanggar rambu-rambu larangan parkir,”imbuh Michael.

Merasa tidak terima dengan penilangan yang dilakukan kepolisian, Marzuki lantas menumpahkan keluh kesahnya di Facebook pribadinya pada 10 Juni.

Sore2 kena tilang karna stop di tanda larangan P ditanya apa beda tanda larang P dan S dijawab sama aja. Kok gitu lulus jadi polisi, tidak bisa bedakan tanda larangan P dan S dasar polisi bodoh, kita bikin coba ramaikan saja biar banyak yang baca, banyakan likenya aja biar lain tahu,” demikian tulis Marzuki.

Cuitan Marzuki ternyata berbuntut panjang hingga akhirnya dia diciduk petugas.

“Kami juga mengamankan Trio Langgeng karena memberikan komentar di postingan Marzuki Irwan yang isinya menghina institusi kepolisian,” ungkapnya.

Dia menambahkan, Marzuki dan Trio menulis status yang dianggap menghina institusi kepolisian.

Yakni, P=Polisi, S=Sinting, jadi itulah maksud P dan S di jalan, yang nilang itu Polisi Sinting.

“Saat ini keduanya sudah dilakukan pemeriksaan terkait maksud dan tujuannya mem-posting ujaran kebencian dan penghinaan terhadap institusi kepolisian,” bebernya.



loading...

Feeds