MUI Sumut : Takbiran Bagian dari Syiar Islam

Pawai Obor meriahkan Takbiran di Siantar  tahun lalu.

Pawai Obor meriahkan Takbiran di Siantar tahun lalu.

POJOKSUMUT.com, MEDAN– Dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, banyak cara yang dilakukan umat muslim untuk merayakannya. Di Indonesia, umumnya salah satu cara untuk memeriahkan kemenangan tersebut dengan melakukan takbir keliling di masing-masing kota.

Tradisi yang sering disebut takbiran ini dilakukan pada malam hari yaitu satu hari menjelang lebaran.

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara, Maratua Simanjuntak mengatakan, takbiran merupakan bagian dari Syiar Islam.

Namun demikian, sambung Maratua, diingatkan bagi umat muslim yang merayakan malam takbiran harus menjaga etika dan norma di masyarakat agar tidak menimbulkan permasalahan.

“Takbiran itu bagian dari syiar. Kami mengimbau kalau memang melakukan takbir keliling harus tertib, jangan ugal-ugalan dan apalagi sampai mengganggu pengendara lain,” kata Maratua akhir pekan ini.

Disebutkannya, takbiran dengan cara berkeliling merupakan bagian terpenting dalam syiar agama Islam. Hal ini juga menunjukan semangat umat dalam merayakan kemenangan.

“Dalam menyambut kemenangan perbanyak takbir dan tahmid, baik di jalan maupun di masjid. Tapi kalau tidak bisa di jalan, kita menganjurkan di masjid saja,” cetus Maratua.

Ia menambahkan, kepada umat non muslim agar dapat memaklumi dengan banyaknya takbiran di jalanan. Karena menurutnya, ini bagian dari kegembiraan setelah sebulan penuh umat muslim menjalankan ibadah puasa. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

Resmi Menjanda Lagi, Musdalifah Bersyukur

POJOKSUMUT.com, MUZDALIFAH harus menerima kenyataan kembali berstatus janda. Pun demikian, dia mengaku bersyukur setelahPengadilan Agama Tangerang telah mencabut status pernikahannya …

Babak I : PSMS Vs Persita : 0-0

Dua menit kemudian, gelandang serang Persita Henry Rivaldi kembali lolos dari kawalan pemain PSMS, mampu melepaskan tendangan keras namun melenceng …