Salat Ied Jamaah Naqsabandiyah Sumut Dipusatkan di Simalungun


foto : FajarGroup

foto : FajarGroup

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Jamaah tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah melaksanakan salat Idul Fitri 1438 H, Sabtu (24/6/2017).

“Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah sudah menetapkan 1 Syawal (hari ini),” kata tokoh jamaah Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah, Syekh Muda Muhammad Nur Zikri.

Diutarakannya, perayaan Idul Fitri tahun ini sedikit berbeda dibanding sebelumnya. Tahun ini, jamaah Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah tidak lagi memusatkan salat Idul Fitri di Rumah Suluk Jalan Kongsi Gang Leman Harahap, Marindal, Deliserdang, Sumut.

“Tahun ini, salat Idul Fitri untuk jamaah di Sumut kami pusatkan pondok di pesantren kami, Bandar Tinggi Kab Simalungun, Sumut,” ujar Nur Zikri.

Dia menyebutkan, masih ada dua titik lokasi salat Idul Fitri untuk jamaah Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah. Untuk jamaah di Riau dan sekitarnya, salat ied digelar di Pondok Pesantren Darush Shofa, Kandis, Riau. Sedangkan jamaah yang ada di Pulau Jawa, berlangsung di rumah suluk Darus Salam, Bogor, Jawa Barat.

“Setelah salat ied kami lanjutkan dengan halal bihalal di lokasi yang sama,” tambahnya.

Penetapan 1 Syawal 1438 H oleh tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah pada Sabtu (24/6/2017) ini dipastikan lebih cepat dibanding ketetapan pemerintah. Kementerian Agama baru akan menetapkan awal Syawal pada sidang itsbat yang digelar Sabtu (24/6/2017).

Menurut Nur Zikri, penghitungan awal Ramadhan pada tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah tetap mengacu pada Al Quran dan Hadits. Penghitungan ini didasarkan pada kalender hisab Qamariah. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds