Mengerikan! Poldasu Diserang Teroris, 1 Polisi Tewas Digorok

Tampak tubuh pelaku penyerangan di  Markas Poldasu roboh usai diterjang timah panas | pojoksumut

Tampak tubuh pelaku penyerangan di Markas Poldasu roboh usai diterjang timah panas | pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Markas Komando Polda Sumatera Utara (Sumut) di Jalan Sisingamangaraja KM 10,5 Medan mendadak diserang diduga kelompok teroris, Minggu (25/6) dini hari.

Akibatnya, seorang personil yang bertugas di pos jaga tewas setelah dibunuh para pelaku.

Personil tersebut adalah Aiptu Martua Sigalingging. Anggota yang bertugas di Yanma Polda Sumut itu tewas dengan luka gorokan dan tikaman.

Informasi yang dihimpun, penyerangan yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, 2 personil yang tengah piket Aiptu Martua Sigalingging dan Brigadir E Ginting berada di Pos Jaga II.

Namun, secara tiba-tiba diserang oleh dua orang kelompok secara membabi buta hingga mengakibatkan Aiptu Martua Sigalingging tertusuk pisau dan tergeletak bersimbah darah. Selanjutnya, pelaku hendak membakar pos jaga tersebut.

Beruntung, Brigadir E Ginting yang berhasil menyelamatkan diri meminta bantuan dengan berteriak kepada personil Brimob yang bertugas.

Lantas, petugas Brimob dari Pos Jaga I memberikan bantuan dan melakukan penembakan peringatan. Namun, pelaku masih juga mencoba menyerang.

Tak pelak, Anggota Brimob bernama Brigadir Novendri Sinaga, Brigadir Bharatu L Simanjuntak, Brigadir Kari Sekali melepaskan tembakan mengarah terhadap kedua pelaku yang belum diketahui identitasnya itu.

Kedua pelaku pun akhirnya berhasil dilumpuhkan. Satu orang diantaranya telah tewas.

“Korbannya satu orang polisi, tewas, penjaga piket. Kejadiannya sekitar jam 03.00 pagi, dan digorok sama dua orang,” ujar seorang anggota Brimob yang dihubungi wartawan.

Diutarakannya, usai menggorok seorang polisi penjaga piket, kedua pelaku disebut hendak melanjutkan aksi lainnya. Keduanya beranjak menuju pos piket Brimob.

“Setelah itu (menggorok polisi) mereka ke piket Brimob, habis itu ditembak. Kutengok (korban) digorok dibawa ke RS Bhayangkara,” sebutnya.

Kedua pelaku diduga masuk Mapolda lompat pagar, kemudian menyerang pos jaga pintu keluar yang ditutup pada malam hari, kemudian menusuk anggota yang sedang tidur.

“Di pos Brimob pelaku berhasil dilumpuhkan satu tewas ditembak dan satu lagi ditembak bagian kaki masih hidup,” tukasnya.

(fir/pojoksumut/sdf)



loading...

Feeds

3.457 Mahasiswa USU Diwisuda

"Dari 3.457 orang lulusan USU tersebut ini terdiri dari 1.248 orang pria (36,10%) dan 2.209 orang wanita (63,90%)," sebut Runtung.