Aiptu Martua Siganglingging Tinggalkan Sembilan Anak, Sebaiknya Kapolri Berikan Beasiswa

Kapolres Tapsel AKBP Mohamad Iqbal menerima jenazah alm Ipda Anumerta Martua Sigalingging dan selanjutnya menyerahkan kepada pihak Keluarga almarhum yang diterima oleh istri dan keluarga serta kerabat dekat Almarhum di rumah duka di Kel. Silandit Kec. Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan. 
Foto : Instagram Polda Sumut

Kapolres Tapsel AKBP Mohamad Iqbal menerima jenazah alm Ipda Anumerta Martua Sigalingging dan selanjutnya menyerahkan kepada pihak Keluarga almarhum yang diterima oleh istri dan keluarga serta kerabat dekat Almarhum di rumah duka di Kel. Silandit Kec. Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan. Foto : Instagram Polda Sumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Tewasnya Aiptu Martua Sigalingging di tangan pelaku diduga teroris saat melakukan penyerangan di Mapolda Sumut, Minggu (25/6/2017) sekira pukul 03.00 WIB, menyisakan duka mendalam.

Terlebih, korban ternyata meninggalkan sembilan anak. Mirisnya, belum satupun putra-putrinya tersebut menikah dan masih butuh figur ayah yang bisa menjadi tulang punggung keluarga.

Sejauh ini, Aiptu Martua memang bukan korban pertama saat menjalan tugas.

Untuk itu, Lembaga Kajian Kepolisian (Lemkapi) menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa penyerangan ini. Dan, berharap anak-anak para korban yang ditinggalkan bisa diberikan kepastikan pendidikan di masa depan.

“Kami mengutuk keras tindakan pelaku dan mendukung tindakan tegas Polda Sumut,” ujar Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan kepada JPNN, Senin (26/6/2017).

Menurut mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ini, catatan Lemkapi memperlihatkan saat ini sudah 41 orang tewas dalam aksi teror dan penyerangan terhadap anggota kepolisian dan 81 orang lainnya mengalami luka berat.

“Melihat semakin banyak anggota kepolisian yang gugur dalam tugas, Lemkapi menyarankan sudah waktunya Polri memberikan perlindungan keselamatan terhadap anggota dalam bertugas,” ucapnya.

Sementara itu terhadap anggota kepolisian yang tewas dan terluka dari aksi penyerangan, Lemkapi meminta agar Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memberikan bantuan secara penuh, termasuk terhadap keluarga yang ditinggalkan.

“Saya kira pantas diberikan beasiswa kepada seluruh anak-anak anggota Polri yang orang tuanya gugur dalam tugas,” pungkas Edi.(gir/jpnn/nin/pojoksumut)



loading...

Feeds

Resmi Menjanda Lagi, Musdalifah Bersyukur

POJOKSUMUT.com, MUZDALIFAH harus menerima kenyataan kembali berstatus janda. Pun demikian, dia mengaku bersyukur setelahPengadilan Agama Tangerang telah mencabut status pernikahannya …

Babak I : PSMS Vs Persita : 0-0

Dua menit kemudian, gelandang serang Persita Henry Rivaldi kembali lolos dari kawalan pemain PSMS, mampu melepaskan tendangan keras namun melenceng …