Satu Terduga Teroris Pernah Menetap di Suriah Selama Enam Bulan

Tampak tubuh pelaku penyerangan di  Markas Poldasu roboh usai diterjang timah panas | pojoksumut

Tampak tubuh pelaku penyerangan di Markas Poldasu roboh usai diterjang timah panas | pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Polda Sumatera Utara terus melakukan pendalaman kasus penyerangan markasnya yang dilakukan oleh kelompok terduga teroris, Minggu (25/6/2017) dini hari lalu.

Dari hasil pendalaman sejauh ini, satu terduga Syawaluddin Pakpahan (SP) pernah pergi ke Suriah pada 2013 silam.

“Salah satu tersangka yang masih hidup (SP) pernah ke Suriah. Dia di Suriah selama enam bulan, lalu kembali ke Indonesia,” sebut Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Rina Sari Ginting, Selasa (25/6/2017).

Namun sayangnya, Rina mengaku masih mendalami kegiatan yang dilakukan yang bersangkutan  selama berada di Suriah.

“Dari dokumen yang ditemukan di kediaman SP, diduga dia tergabung dalam JAD (Jamaah Ansharut Daulah) yang afiliasinya ke ISIS,” cetus Rina.

Sebelumnya, polisi menyita bendera kelompok ISIS dalam penggeledahan yang dilakukan di rumah terduga teroris penyerang Mapolda Sumut, Jalan Pelajar Ujung Gang Kecil Medan.

Selain bendera, polisi menyita foto pimpinan ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi di rumah tersangka SP. Selanjutnya, buku tulis tentang ISIS, VCD bertuliskan “Rasullullah Bersabda”, laptop, komputer, dan parang. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds