Remaja Asal Medan Hilang di Perairan Danau Toba

Petugas mempersiapkan peralatan melakukan penyelaman, mencari Dion yang menghilang saat berkunjung di Danau Toba.
foto : Suyadi/Metrosiantar/JPG

Petugas mempersiapkan peralatan melakukan penyelaman, mencari Dion yang menghilang saat berkunjung di Danau Toba. foto : Suyadi/Metrosiantar/JPG

POJOKSUMUT.com, PARAPAT-Rencana wisata libur Lebaran di perairan Danau Toba di wilayah Kota Wisata Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Rabu (28/6/2017) berakhir duka.

Seorang korban bernama Muhammad Ridwan (18) warga Jalan Setia Budi Medan dilaporkan hilang saat berlibur. Pria yang akrab disapa Dion ini dilaporkan tidak diketahui keberadaannya sejak Rabu (28/6/2017). Korban terakhir terlihat di sekitar pantai Hotel Inna Parapat, Kelurahan Parapat sekira Pukul 16.00 WIB.

Saat terlihat terakhir di pantai, pria pemilik tinggi badan 160 cm, tubuh kurus, rambut pendek ini hanya mengenakan celana pendek biru tanpa baju. Pria ini diketahui memiliki riwayat keterbelakangan mental (penyakit autis). Namun menurut keluarga, Dion bisa bicara.

Informasi dihimpun dari berbagai sumber, Dion bersama rombongan dari Medan datang menumpang mobil Hyundai Trajet B 1706 KYA ke Parapat untuk liburan. Sekira pukul 12.00 WIB, rombongan Dion tiba di Mess Tamora Parapat. Sekira pukul 15.30 WIB, Dion dan rombongan pergi menuju pantai Mess Tamora Parapat.

Wiwin, salah seorang keluarga, sempat melihat Dion berenang di Pantai Mess Tamora menuju arah pantai sekitar Hotel Inna Parapat. Saat itu diperkirakan sekitar pukul 16.00 WIB. Kemudian, pihak keluarga tidak memperhatikan lagi keberadaan Dion. Wiwin sempat mencari Dion di sekitar pantai Mess Tamora dan Pantai Inna Hotel Parapat, namun tak kunjung ditemukan.
Akhirnya keluarga melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Parapat dan Basarnas Parapat. Kapolsek Parapat AKP Hitler Sihombing via telepon selular membenarkan adanya keluarga yang melaporkan telah kehilangan anggota keluarganya.

“Kami dan Basarnas Parapat sudah melakukan upaya pencarian di darat dan di perairan Danau Toba,” jelas Hitler, Kamis (29/6/2017) sore.

Dijelaskan, upaya pencarian sudah dilakukan sejak Rabu sore, namun hingga malam tidak juga membuahkan hasil.

Terpisah, Kepala Basarnas Parapat M Torang Hutahaean menjelaskan, setelah mendapat laporan dari masyarakat, pihaknya dan Polsek Parapat langsung melakukan upaya pencarian. Namun keberadaannya belum dipastikan.

“Saat ini kita bersama polisi sudah menyampaikan informasi secara berantai kepada warga setempat untuk membantu jika menemukan korban. Sudah dilakukan penyelaman di sekitar lokasi terakhir korban dilihat,” pungkasnya.

Kejadian ini merupakan rentetan peristiwa memilukan di Danau Toba. Pasalnya, tepatnya Minggu (18/6/2017) lalu, Naman Sipayung (22), salah seorang pemuda gereja GKPS Pusuk Pardamean, Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun, tewas tenggelam di Pantai Bulbul Balige saat berwisata bersama rombongan pemuda gereja. (adi/esa/ms/jpg/nin)



loading...

Feeds

Gara-gara Video Ini, Kelakuan Al Ghazali Dibilang Mirip Bapaknya

“Jgn di bully,,,nanti bang ADP marah lagi,,,,Di maklumi sajjahhhh,” komentar akun [email protected]