Turis Jerman Itu Tewas Diduga Tergelincir di Air Terjun Dua Warna

Paspor WN Jerman yang  hilang saat mendaki Gunung Sibayak.

Paspor WN Jerman yang hilang saat mendaki Gunung Sibayak.

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Wolter Klaus (49) yang sempat gilang selama sepekan pasca melakukan pendakian Gunung Sibayak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa lagi.

Jasad pria asal Jerman ini didapati dalam kondisi tanpa busana, terhimpit batu dan terendam air di Air Terjun Dua Warna, di wilayah Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang sekitar 20 kilometer dari tempat terakhir Wolter Kalus terlihat.

“Saat ditemukan kondisinya masih dapat dikenali, ia berada diantara batu dan air dengan posisi telanjang, namun tidak ada barang-barang korban ditemukan di lokasi itu,” ungkap salah seorang anggota tim gabungan dari SAR Medan.

Namun belum diketahui secara pasti bagaimana korban bisa sampai di lokasi itu. Dugaan kuat Klaus sebelum tewas jatuh tergelincir ke jurang.

Kondisi cuaca berkabut saat Kalus mendaki kemungkinan kuat membuat ia kesasar dan salah arah hingga mengakibatkan dirinya terjatuh di sekitar Pintau lalu hanyut sampai air terjun.

Sebelumnya, seorang karyawan Hotel Internasional Sibayak melaporkan kehilangan Wolter Klaus ke Polsekta Berastagi. Setelah dilakukan dilakukan pengecekan di pos redistribusi pendakian Gunung Sibayak, Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka, nama Klaus terdaftar di buku register pendakian namun ia tidak kembali.

Petugas gabungan pun sempat melakukan pencarian namun tidak menemukan korban. Bahkan keluarga Kalus ikut melakukan pencarian. (ring/pojoksumut)



loading...

Feeds