Masya Allah, Fotografer Medan Ini Berikan Pemotretan Pernikahan Gratis untuk Penghafal Alquran

Tarmizy Harva
foto : istimewa

Tarmizy Harva foto : istimewa

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Bersedekah tak hanya melulu soal uang. Banyak cara untuk bisa membantu saudara kita yang dalam kesulitan. Satu diantaranya dengan memberikan jalan keluar saat keadaan sulit. Inilah yang dilakukan seorang fotografer senior di Medan, Tarmizy Harva.

Secara mengejutkan, dia meluncurkan gerakan sedekah profesi dengan memberikan jasa pemotretan gratis saat resepsi bagi pasangan di Medan yang berencana menikah.

Tentu ini bukan main-main dan, ada syaratnya. Jasa ini akan diberikan secara cuma-cuma kepada penghafal Al-Quran atau minimal hafal satu juz.

Pria kelahiran Medan, 4 Januari 1971 ini sudah membagikan info tersebut di akun Facebooknya juga grup Whatsapp, Jumat (30/6/2017). Informasi inipun sudah diteruskan oleh rekan sejawatnya ke media sosial lainnya. Ide unik Tarmizy ini sudah menjadi perbincangan dan disambut baik.

Kepada pojoksumut.com, peraih penghargaan Mention Honorable, World Press Photo, Holland, Belanda, tahun 2004, mengatakan gagasan ini bermula dari diskusi tentang riba dan pemberdayaan ekonomi ummat. Dia mendapati kenyataan, riba sudah membelit masyarakat dari segala penjuru. Termasuk juga bagi pasangan yang ingin menikah yang harus mempersiapkan banyak biaya.

“Saya pikir kok jadi ribet. Hingga tadi malam (Kamis 29/6/2017) dengan meminta izin dan restu istri, saya mau sedekah profesi bagi hafiz/hafizah (penghafal Al-Quran), orang-orang yang pantas dimuliakan,” ujarnya.

Saat membagikan informasi pemotretan gratis ini, Tarmizy menggunakan bahasa singkat dan tepat sasaran. “Bagi PENGHAFAL AL-QUR’AN (minimal 1 Juz) yang berencana MENIKAH dan berdomisili di Kota Medan, kami memberikan jasa PEMOTRETAN GRATIS saat resepsi pernikahan (bentuk file soft copy). HP/WA 08126909736 #Bagi kolega fotografer/videografer/disainer atau lintas profesi yang ingin bersedekah profesi, mari kita berjamaah,” tulisnya.

 

Peraih Minister of Youth and Sports Award (sport photos), tahun 1997 ini mengaku tak membatasi kapan berakhirnya sedekah profesi.

“Resminya jasa ini dimulai saat saya posting ke Facebook dan berlaku hingga Allah mengambil kemampuan yang dititipkanNya pada saya ini,” tegas fotografer yang telah membuat beberapa buku di antaranya The State of the World, REUTERS, London, (2007).



loading...

Feeds

3.457 Mahasiswa USU Diwisuda

"Dari 3.457 orang lulusan USU tersebut ini terdiri dari 1.248 orang pria (36,10%) dan 2.209 orang wanita (63,90%)," sebut Runtung.