Jerman Vs Cile : Adu Mental Sang Jawara

foto : fifa.com

foto : fifa.com

Mudahkah itu? Apalagi Jerman datang ke final dengan motivasi menyamai sukses skuad U-21-nya yang baru saja menjuarai Euro U-21 mengalahkan Spanyol 1-0 di final kemarin WIB (1/7). Seperti tantangan Bild, mampukah dua gelar didapatkan dalam tiga hari? ”Tidak ada yang bisa meramalkan final,” ucap Joachim Loew, der trainer Jerman, dikutip situs Deutchland.

Skuad Jerman melakukan pemanasan jelang final
foto : fifa.com

Setidaknya, sama seperti Chile, Loew sudah paham bagaimana meladeni perlawanan Cile. Dalam konferensi pers-nya tadi malam WIB, Jogi – sapaan akrab Loew – menyebut bahwa di laga nanti akan ada sedikit perubahan formasi dibandingkan laga semifinal.

Menurutnya, ada sedikit koreksi dari kekuatan timnya saat ditahan Chile 1-1. ”Tentunya, kami ingin meningkatkan tekanan di lini depan dibandingkan pertemuan pertama,” ungkapnya. Tapi, Loew tidak membeberkan perubahan seperti apa yang akan dia lakukan. Tak cuma rotasi pemain, dia juga bisa mengganti formasinya.

Terutama dengan formasi tiga beknya yang bisa berubah jadi empat bek, menyesuaikan karakter tekanan Chile. Pelajaran dari Kazan, bek-bek Jerman tidak lebih cepat ketimbang para pemain menyerang Chile. ”Kami akan coba mencapai puncak performa apabila ingin menang di laga ini,” sebut Loew, dikutip FAZ. (ren/JPG)



loading...

Feeds