Ultah ke-427 Tahun, Medan Dinilai Masih Terkendala Ketersediaan Infrastruktur

Anak-anak bermain di genangan banjir di Kawasan Medan Amplas. 
foto : DOK/pojoksumut

Anak-anak bermain di genangan banjir di Kawasan Medan Amplas. foto : DOK/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pada 1 Juli kemarin, Kota Medan merayakan hari jadinya ke-427 tahun. Pada usia tersebut, ternyata masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Pemerintah Kota Medan saat ini.

Pengamat ekonomi Sumut Gunawan Benjamin menilai, perkembangan Kota Medan sejauh ini masih terkendala oleh ketersediaan infrastruktur yang kurang begitu memadai. Seperti jalan, drainase, dan bangunan bersejarah yang membuat wisatawan berbondong-bondong berkunjung.

Kini, yang ada warga mengeluhkan jalanan berlubang, drainase tersumbat sampah dan lumpur, hingga trotoar dipenuhi papan reklame serta pedagang kaki lima.

Selain itu, Medan juga menjadi pusat bisnis dimana bukan hanya industri jasa yang berkembang, tetapi ada begitu banyak industri manufaktur yang beroperasi disini.

“Kreativitas Medan sebagai kota untuk menjadi pusat bisnis tidak begitu signifikan. Medan secara keseluruhan kurang adaptif dalam menyediakan semua fasilitas, termasuk lapangan kerja bagi masyarakatnya yang terus bertambah,” ujar Gunawan baru-baru ini.

Diutarakan dia, dalam jangka pandek tantangan yang dihadapi adalah bagaimana menciptakan Medan sebagai kota yang representatif dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakatnya. Sebagai contoh, banyak warga di Medan yang bergantung kepada sumber air dari tanah dan bukan melalui PDAM. Ada juga pengelolaan sampah yang semrawut. Dengan kata lain, banyak sampah berserakan bukan hanya di darat, namun juga di aliran sungai. Hal ini berkaitan dengan masalah pengairan atau drainase yang kurang baik.



loading...

Feeds