Kedelapan Korban Meninggal Insiden Jatuhnya Helikopter Basarnas Telah Dievakuasi

Kondisi helikopter yang jatuh di dekat kawah Dieng, Minggu (2/7/2017).
foto : ist/JawaPos.com

Kondisi helikopter yang jatuh di dekat kawah Dieng, Minggu (2/7/2017). foto : ist/JawaPos.com

POJOKSUMUT.com, JATENG-Delapan korban helikopter milik Badan SAR Nasional yang jatuh di Desa Canggal Bulu, Candiroto, area perbukitan Gunung Butak, Temanggung, Jawa Tengah, sudah dievakuasi dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

“Sudah semalam (dievakuasi) sampai kurang lebih jam 1.47 WIB,” ujar Petut Wibowon Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah saat dihubungi JawaPos.com (grup pojoksumut), Senin (3/7/2017).

Kedelapan korban dinyatakan meninggal dunia. “MD semua,” imbuhnya.

Seluruh korban disebutnya sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) usai dievakuasi semalam. “Ke RSUD Temanggung, ada yang ke RS Bhayangkari Semarang. Langsung dibawa,” jelas pria yang akrab disapa Wibie itu.

Untuk korban, semuanya dalam kondisi bisa dikenali. Cuma dia tidak berani untuk mengeluarkan data korban. Sebab, yang berwenang menyampaikannya adalah Basarnas.

Kondisinya para korban juga tidak terdapat luka bakar. Sebab, helikopter Basarnas itu tidak terbakar namun dalam posisi rusak parah hancur bagian depan karena menabrak tebing. “Badan masih utuh,” jelas Wibie.

Helikopter milik Basarnas itu pun katanya akan dievakuasi segera. “Helikopter pagi ini akan dievakuasi,” pungkasnya.

Ungkapan duka juga terlihat via Twitter @TRCBPBDDIY sudah menyampaikan kabar duka perihal dua anggota yang menjadi korban. Yakni, Nyoto Purwanto, dan Budi Resti. ”Doa terbaik untuk mentor sekaligus kawan seperjuangan kami Sdr. Nyoto, Sdr. Budi Resti dan crew heli BASARNAS yang nahas di Candiroto,” tulisnya pada Minggu (2/7/2017) pukul 20.55 WIB.

Sementara itu, black box atau kotak hitam helikopter pun sudah ditemukan.

Black box atau kotak hitam adalah alat yang merekam percakapan, suara dan navigasi transportasi udara, termasuk di detik-detik terakhir kecelakaan.

“Black box telah kami temukan dan diamankan Basarnas,” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, usai proses evakuasi delapan korban kecelakaan, Senin dinihari (3/7/2017).

Adapun untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan akan dikaji Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama Basarnas.

“Untuk pendalaman apakah itu dari black box-nya, nanti dari tim ahli dari Basarnas sendiri atau KNKT,” sebut Kapolda.

Selain mengamankan kotak hitam, lanjut Kapolda, petugas juga mengamankan satu karung berisi barang pribadi milik delapan penumpang heli nahas tersebut.

Kedelapan korban tersebut masing-masing empat kru dan empat tim Basarnas.

Tim Basarnas adalah Muhamad Afandi, Nyoto Purwanto, Budi Resti, dan Catur.

Sedangkan kru heli yaitu Kapt Laut (P) Haryanto, Kapt Laut (P) Li Solihin, Serka MPU Hari Marsono, dan Peltu LPU Budi Santoso. (dna/rus/JPG/nin)



loading...

Feeds

1.522 Mahasiswa Unimed Diwisuda

Rektor Unimed Prof Syawal Gultom mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan sudah lulus dari universitas yang telah meraih akreditasi A ini. …