Bendera ISIS di Rumah Penyerang Mapolda Sumut Terpampang Sejak Tiga Tahun Lalu

Rumah salah satu pelaku penyerangan Mapolda Sumut di Jalan Pelajar Medan.
foto : han/dek/sumutpos/jpg

Rumah salah satu pelaku penyerangan Mapolda Sumut di Jalan Pelajar Medan. foto : han/dek/sumutpos/jpg

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Polda Sumatera Utara terus mendalami keterlibatan tiga pelaku penyerangan markasnya beberapa waktu lalu, dengan kelompok-kelompok radikal yang berafiliasi terhadap ISIS. Apalagi, di dinding depan rumah Syawaludin terdapat logo bendera ISIS.

Kabar teranyar, keberadaan logo itu sebenarnya sudah sejak lama dibuat Syawaludin di rumahnya. Bahkan, dikabarkan kepala lingkungan (kepling) dan lurah setempat telah berulang kali mengingatkan kepada Syawaludin agar menghilangkan logo tersebut. Lantaran, mempresentasikan dukungan terhadap kelompok radikal ISIS.

Menurut Kepala Sub Bidang Penmas Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, pihaknya sudah mengetahui keberadaan logo tersebut. Bahkan, telah mencurigai Syawaludin dan Ardial Ramadhana.

“Namun kita tidak bisa menangkap mereka karena masih belum ada tindakan teror yang dilakukannya,” kata MP Nainggolan, Selasa (4/7/2017).

Disebutkannya, masyarakat sekitar rumah Syawaludin dan aparat setempat sudah sering memperingatkan dia. Namun, tetap saja tak merespon dan malah mengacuhkan.

“Sudah berulang kali warga, kepling, Bhabinsa, dan Babinkamtibmas datang ke rumahnya. Akan tetapi, yang bersangkutan tetap tidak mau dengar,” sebut MP Nainggolan.

Untuk itu, sambung dia, saat ini masyarakat diharapkan dapat lebih proaktif lagi terhadap adanya orang yang mencurigakan. Segera laporkan kepada aparatur pemerintah setempat atau petugas kepolisian.

“Dengan adanya laporan, tentunya kita akan mengawasi pergerakannya. Sebab, saat ini belum ada regulasi tentang itu sehingga tidak dapat dilakukan penangkapan bibit terorisme. Makanya, polisi bertindak ketika ada perbuatan atau kejadia,” tukasnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

Gara-gara Video Ini, Kelakuan Al Ghazali Dibilang Mirip Bapaknya

“Jgn di bully,,,nanti bang ADP marah lagi,,,,Di maklumi sajjahhhh,” komentar akun [email protected]