Dibantu Pemancing dan Kain Kafan, Jasad Pemuda Itu Berhasil Diangkat

Korban dievakuasi
foto : metro siantar/JPG

Korban dievakuasi foto : metro siantar/JPG

POJOKSUMUT.com, SIMALUNGUN-Upaya pencarian korban tenggelam di Air Terjun Jambuara membuahkan hasil, Senin (3/7/2017) sore. Pasalnya, salah seorang korban, Bulah (19) yang memiliki nama lengkap Hasbulah, ditemukan sudah tak bernyawa. Sementara itu, Ican (16) masih juga belum ditemukan.

Amatan METRO SIANTAR (grup pojoksumut) di lokasi, upaya pencarian korban berhasil menemukan korban dengan cara dikail dengan kain kafan dari atas permukaan air oleh salah seorang warga bernama David (60), warga Huta Padang, yang dikenal sebagai seorang pemancing andal.

Bahkan sebelumnya juga menurut pengakuan warga David juga pernah melakukan hal yang sama. Dengan kesabarannya dan keahliannya, David yang juga turut membantu pencarian tersebut, akhirnya berhasil menarik korban dari dalam air dengan alat pancingnya.

“Syukurlah, satu korban telah diketemukan bernama Hasbulah atau Bulah dengan cara menggunakan kail atau alat pancing. Bajunya yang berhasil terkait dengan mata pancingnya David, dan langsung ditarik dari dalam air oleh David dan dibantu oleh Tim Gabungan,” kata Ramli Damanik yang biasa disapa Pak Dedi, pengelola lokasi wisata Air Terjun Jambuara Hatonduhan.

Setelah berhasil ditarik dari dalam air, jasad korban Hasbulah yang sudah meninggal dunia itupun di evakuasi dari dalam air oleh Tim Gabungan Basarnas tersebut.

Selanjutnya jasad korban pun diangkat keatas Posko Lokasi Air Terjun Jambuara. Berdasarkan hasil informasi dari pihak keluarga dan Basarnas Tanjung Balai, jasad korban langsung dievakuasi kerumah duka di Sei Dadap, Kabupaten Asahan.

Kepala Basarnas Tanjung Balai Zul Indra melalui salah seorang anggotanya bernama Roni Erwin yang berada dilokasi, membenarkan hal tersebut.

Saat ini pihaknya sudah mengevakuasi jasad korban untuk dibawa langsung kerumah duka. Selanjutnya pihaknya masih terus melakukan upaya pencarian. (adi/MS/jpg)



loading...

Feeds