Laka Lantas, Enam Orang Tewas di Medan Selama Ramadan dan Lebaran

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Berdasarkan data hasil Operasi Ramadniya Toba 2017 khususnya di wilayah Kota Medan, sebanyak enam  orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama ramadan dan lebaran.

“Selama operasi tersebut terjadi 17 kasus laka lantas yang mengakibatkan 6 orang meninggal dunia, 10 luka berat dan 14 luka ringan dengan kerugian materil Rp83,4 juta,” ungkap Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan, AKBP Indra Warman, Selasa (4/7/2017).

Disebutkannya, korban kecelakaan baik yang meninggal maupun luka didominasi usia produktif mulai dari 20 hingga 30 tahun. Mereka yang mengalami kecelakaan cenderung pengguna sepeda motor.

“Sebaran titik kecelakaan berada di lima kawasan yang dinaungi Polrestabes Medan. Adapun lokasi kecelakaan berada di wilayah Sunggal, Helvetia, Pancur Batu, Medan Baru, Medan Timur dan Medan Area,” papar Indra.

Dia membeberan, angka tertinggi kecelakaan terjadi di wilayah Sunggal dan Pancur Batu. Di Sunggal, terjadi enam kasus kecelakaan yang diantaranya tabrak lari. Kemudian lima kasus kecelakaan di Pancur Batu.

“Pelaku tabrakan juga didominasi usia produktif. Waktu kejadian kecelakaan biasanya saat pagi hari. Berdasarkan catatan kami, waktu terjadinya kecelakaan itu rata-rata mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB. Kurun waktu ini adalah jam-jam sibuk dimana masyarakat beraktivitas, terutama bagi mereka yang tengah pergi bekerja,” paparnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

1.522 Mahasiswa Unimed Diwisuda

Rektor Unimed Prof Syawal Gultom mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan sudah lulus dari universitas yang telah meraih akreditasi A ini. …