Polisi Hapus Gambar Bendera ISIS dari Dinding Rumah Syawaludin Pakpahan

Polisi mengecat dan telah menutup gambar bendera ISIS di rumah Syawaludin Pakpahan, pelaku penyerangan Mapolda Sumut.
foto : Instagram Polda Sumut

Polisi mengecat dan telah menutup gambar bendera ISIS di rumah Syawaludin Pakpahan, pelaku penyerangan Mapolda Sumut. foto : Instagram Polda Sumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Polda Sumatera Utara bersama petugas Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, kembali mendatangi kediaman Syawaludin Pakpahan, terduga teroris yang melakukan penyerangan ke Mapolda Sumut, Rabu (5/7/2017).

Mereka mendatangi rumahnya di Jalan Pelajar Timur Gang Kecil No. 21 Lingkungan XVIII, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, untuk menghapus gambar bendera Islam Irak dan Syam (ISIS), yang terpasang di dinding depan.

Petugas menghapus gambar bendera ISIS itu dengan cat berwarna hijau, sesuai dengan warna dasar cat rumah tersebut. Penghapusan gambar bendera itu pun sempat mendapatkan perhatian warga yang lantas berkerumun di depan rumah.

Kepala Lingkungan XVIII, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Hary Isnaini mengatakan, penghapusan gambar bendera itu dilakukan karena gambar bendera yang dipasang dikhawatirkan akan mengkontaminasi masyarakat setempat.

“Ini kan tidak sesuai dengan kita sehari-hari disini. Kita khawatir ini bisa mengkontaminsasi masyarakat makanya kita hapus,” sebut Hary.

Dia mengaku, penghapusan gambar bendera ISIS itu didukung oleh masyarakat sekitar rumah Syawaludin. Bahkan, keluarga pun menerima saat gambar itu akan dihapus.

“Masyarakat mendukung dan keluarganya yang tinggal di rumah ini pun tidak menolak. Ini untuk kebaikan bersama,” ucapnya.

Kepala Subbid Penerangan Masyarakat Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, pihaknya sebenarnya selama ini sudah berulang kali meminta agar gambar itu dihapus. Namun Syawaludin selalu acuh dan tidak mengindahkan himbauan polisi.

“Ini sudah terpasang sejak tahun 2013, dulu bentuknya bendera yang dipasang. Sempat kemudian dicopot atas permintaan Polmas di sini. Tapi belakangan dipasang lagi dalam bentuk gambar. Kita juga sudah minta hapus tapi yang bersangkutan mengaku gambar itu hanya untuk kenang-kenangan saja. Kita harap hal-hal seperti ini tidak lagi terulang lah,” ujarnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

3.457 Mahasiswa USU Diwisuda

"Dari 3.457 orang lulusan USU tersebut ini terdiri dari 1.248 orang pria (36,10%) dan 2.209 orang wanita (63,90%)," sebut Runtung.