Awalnya Diduga PNS Gadungan, Calo, Ternyata Boru Saragih Ini…

Gadis yang terpaksa diamankan  Polsek Medan Baru karena memberikan keterangan berbelit-belit terkait statusnya sebagai pegawai negeri sipil.
foto : Sumut Pos/JPG

Gadis yang terpaksa diamankan Polsek Medan Baru karena memberikan keterangan berbelit-belit terkait statusnya sebagai pegawai negeri sipil. foto : Sumut Pos/JPG

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Seorang perempuan bernama Elya Rosa Saragih (24), warga Desa Bandar Gugung, Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang, terpaksa ditangkap jajaran Polsek Medan Baru.

Dia diduga sebagai PNS gadungan juga sempat dituding sebagai calo honorer atau tenaga kontrak di Kantor Gubernur Sumut.

Status palsu Elya terbongkar setelah terjadi keributan kecil di lobi Kantor Gubernur Sumut, Rabu (5/7/2017).

Kasus ini terkuak saat ada seorang wanita mencari Elya. Dia bertanya ke petugas di lobi tentang keberadaan Elya, yang menurutnya merupakan ASN di Kantor Gubernur.

Ketika ditanya maksud dan tujuannya menemui Elya, wanita itu mengaku kalau Elya bisa membantunya untuk bekerja sebagai tenaga kontrak di Kantor Gubernur.

Namun menurut petugas, tidak ada ASN yang bernama Elya. Tak lama, Elya pun datang dan marah-marah kepada petugas jaga di lobi, lantaran tamunya tak diizinkan masuk.

Karena terjadi keributan, petugas Satpol PP pun menginterogasi Elya.

Menurut Kasubbag Program Biro Umum Setdaprov Sumut Maulana, Elya diduga menggunakan NIP (Nomor Induk Pegawai) palsu dan mengaku sebagai ASN di lingkungan Pemprov Sumut.

“Awalnya dia mengaku sebagai pegawai di Dinas Kesehatan Sumut. Sudah dicek, tidak ada nama Elya di sana. Kemudian dia juga mengaku pegawai di Biro Keuangan. Kami cek lagi, tak ada juga nama dia di daftar pegawai,” ungkap Maulana seperti dilansir Sumut Pos (Jawa Pos Group) hari ini.

Meski begitu, Elya tetap ngotot kalau dia seorang ASN di Pemprovsu. Pengakuannya, dia menjadi ASN dari hasil tes CPNS di Tapanuli Tengah pada 2014. Kemudian, dia pindah ke Pemprov Sumut di Dinas Kesehatan pada 2016. Tapi sayangnya, dia tak bisa menunjukkan SK CPNS.

“Keterangannya berubah terus. Makanya kami laporkan ke polisi,” beber Maulana.

Saat akan diinterogasi petugas dari Polsek Medan Baru di Kantor Gubernur, Elya kemudian menelepon ayahnya, Tappe Saragih. Tak lama, Tappe datang dan mengakui kalau anaknya bekerja sebagai ASN.

“Yang saya tahu, anak saya ini udah PNS. Enggak ada dia nipu. Tapi memang SK CPNS tidak pernah saya lihat,” kata Tappe yang saat itu mengenakan batik berwarna merah.



loading...

Feeds