Kasus Dugaan Penipuan Berkedok Calo PNS Dilimpahkan ke Polsek Medan Kota

Gadis yang terpaksa diamankan  Polsek Medan Baru karena memberikan keterangan berbelit-belit terkait statusnya sebagai pegawai negeri sipil.
foto : Sumut Pos/JPG

Gadis yang terpaksa diamankan Polsek Medan Baru karena memberikan keterangan berbelit-belit terkait statusnya sebagai pegawai negeri sipil. foto : Sumut Pos/JPG

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Kasus dugaan penipuan oknum PNS di kantor Gubernur Sumut (Gubsu), Elya Rosa Saragih masih berlanjut. Setelah sebelumnya dia mengaku bukanlah calo PNS atau tenaga honorer dan ternyata polisi mendapati temuan baru.

Setelah diinterogasi di Polsek Medan Baru, penyidik akhirnya melimpahkan kasus ini ke Polsek Medan Kota. Pelimpahan kasus ini lantaran penyidik mendapat informasi kalau ada sejumlah laporan penipuan yang menyeret-nyeret nama perempuan ini.

Berdasarkan informasi beredar di lapangan, diduga ada empat orang yang melaporkan Elya Rosa Saragih ke Mapolsek Medan Kota atas kasus penipuan berkedok bisa meluluskan calon PNS. Perempuan berusia 24 tahun ini ditenggarai jaringan penipuan berkedok calo PNS.

Masih berdasarkan informasi itu lagi, tiap korban dimintai uang sebesar Rp3-5 juta untuk bisa menjadi PNS. Namun, belum diketahui pasti soal berapa lama Elya dan jaringannya melakoni kegiatan ini.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Medan Baru Kompol Hendra, dikonfirmasi mengaku bahwa kasus tersebut bukan lagi ditangani pihaknya.

“Benar (dilimpahkan) ke Polsek Medan Kota, karena ada laporan atas kasusnya di sana,” ujar Hendra yang dikonfirmasi wartawan.

Namun begitu, perwira polisi berpangkat satu melati emas ini enggan menerangkan rinci soal laporan apa yang membelit Elya di Polsek Medan Kota. Dia meminta agar awak media menanyakan langsung kepada Kapolsek Medan Kota atau penyidik di sana.

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan yang diamankan pegawai kantor Gubernur Sumut lantaran mengaku-ngaku sebagai seorang PNS atau aparatur sipil negara (ASN), Elya Rosa Saragih warga Desa Bandar Gugung, Dusun I, Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang diamankan petugas kepolisian.

Namun, saat pemeriksaan berdasarkan keterangan Kapolsek Medan Baru, Elya mengaku merupakan korban penipuan orang yang katanya mampu menjadikannya seorang PNS.

Elya (24) ditangkap personel Polsekta Medan Baru dari area Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Kota Medan, Rabu (5/7/2017) siang karena patut diduga melakukan tindak pidana pemalsuan serta penipuan berkedok calo pegawai di kantor tersebut.

Penangkapan terhadap Elya bermula dari keributan kecil yang terjadi di lobi masuk kantor Gubernur. Saat itu ada seorang tamu perempuan yang mencari Elya. Tamu perempuan itu mengaku Elya merupakan PNS di Pemprov Sumut dan bisa membantunya untuk bekerja sebagai tenaga kontrak di Kantor Gubernur.

Tak lama Elya pun datang, bahkan sempat marah-marah pada petugas jaga di lobi lantaran tamunya tak diijinkan masuk. Dia awalnya mengaku PNS dan menggunakan atribut nama yang tercantum NIP (nomor induk pegawai). (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds