Orang Tua Calon Siswa Ancam Laporkan Kepala SMPN 2 Medan

Ilustrasi sekolah

Ilustrasi sekolah

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Puluhan orangtua calon siswa SMPN 2 Medan mengancam akan melaporkan kepala sekolah apabila tak memberikan penjelasan, terkait adanya dugaan permainan penerimaan murid baru.
Dikabarkan, sebanyak 176 siswa baru diterima dengan nilai rendah.
“Kami tunggu sampai besok, kalau tak ada penjelasan akan kami laporkan ke Kejaksaan, Ombudsman, dan DPRD,” ujar Rusli, salah satu orangtua calon siswa yang anaknya tak diterima saat mendatangi sekolah tersebut, Sabtu (8/7/2017).
Diutarakan dia, nilai anaknya lebih tinggi dari 176 siswa yang diduga diterima secara tidak fair.
“Kenapa anak saya tak diluluskan, saya mau minta penjelasan pihak sekolah. Sebab, semua sekolah negeri (SMP) sudah tutup pendaftaran. Jadi, anak saya mau masuk sekolah negeri ke mana lagi,” ucapnya dengan kesal.
Informasi yang dihimpun, ada sekitar 70 orangtua yang berkomitmen mengadukan dugaan kecurangan penerimaan siswa baru di SMPN 2 Medan. Komitmen mereka dibuktikan dengan tanda tangan dan nomor telepon untuk berkumpul kembali guna menyampaikan laporan.
Sebelumnya, puluhan orang tua dari calon siswa mendadak mendatangi SMP Negeri 2 Medan, yang berada di Jalan Brigjen Katamso.
Kedatangan orang tua siswa untuk mencari Kepala SMPN 2 Medan, Nampati Ginting lantaran tak terima anaknya tidak lolos masuk ke sekolah tersebut.
Salah satu orangtua siswa, Juned menyatakan, para orangtua siswa protes dan tak terima dengan kebijakan sekolah. Sebab, ada 176 siswa yang disebut masuk di SMPN 2 Medan dengan nilai terendah 71,48.
“Anak saya seharusnya lulus, nilainya 84,3. Tapi, ini tidak lulus. Saya menduga ada permainan dalam penerimaan siswa baru ini,” ujarnya.
Kepala SMPN 2 Medan Nampati Ginting tak berada di sekolah. Hingga menjelang petang, Nampati tak kunjung datang. (fir/pojoksumut)


loading...

Feeds

1.522 Mahasiswa Unimed Diwisuda

Rektor Unimed Prof Syawal Gultom mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan sudah lulus dari universitas yang telah meraih akreditasi A ini. …