BI Sumut Sosialisasi Uang Rupiah kepada Tuna Netra

Uang

Uang

 

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara menggelar sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah kepada penyandang tuna netra, baru-baru ini.
Kepala Kanwil Bank Indonesia Sumut Arief Budi Santoso mengatakan, Bank Indonesia menyadari bahwa pentingnya pengetahuan kebanksentralan pada masyarakat, terutama pada kaum tuna netra terkait fitur-fitur yang terdapat pada uang rupiah.
“Melalui acara ini diharapkan dapat memberikan pemerataan pengetahuan kepada masyarakat tuna netra terkait Bline Code pada uang rupiah,” katanya.
Menurut Arief, sosialisasi ini merupakan kegiatan yang sangat perlu dilakukan. Sebab, masih saja ada ditemui peredaran uang palsu.
“Ini bagian dari mencegah dan menanggulangi peredaran uang Rupiah palsu di masyarakat. Dengan adanya sosialisasi, maka masyarakat juga memiliki pengetahuan, mana uang asli dan palsu,” sebutnya.
Kata dia, Bank Indonesia telah mengeluarkan uang Rupiah Tahun Emisi 2016 dengan memperkuat unsur pengaman. Unsur pengamanan ini, harus diketahui masyarakat untuk membedakan keaslian Rupiah.
Unsur pengamanan Rupiah terdiri dari color shifting, rainbow feature, latent image, ultra violet feature, blinde code tactile effect, dan rectoverso.
“Blind Code merupakan kode untuk masyarakat tuna netra, berupa efek rabaan atau tactile effect. Tujuannya untuk membantu masyarakat tuna netra membedakan antar pecahan uang Rupiah dengan lebih mudah,” tandasnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds