Jurnalis Antara Sumut Dijambret, Gadget dan Dokumen Penting Dilarikan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Munawar Mandailing, salah seorang jurnalis LKBN Antara Biro Sumatera Utara (Sumut) menjadi korban kawanan jambret di Jalan Nyak Makam, Kecamatan Medan Baru, Sabtu (8/7/2017) kemarin, sekira pukul 18.00 WIB.

Informasi yang diperoleh Senin (10/7/2017), peristiwa yang dialami Munawar terjadi usai piket dan menemui temannya di sebuah rumah makan Jalan Abdullah Lubis. Selanjutnya, dia beranjak pulang ke rumah.

Dalam perjalanan saat melintas di Jalan Nyak Makam, Munawar diikuti dua pria yang mengendarai sepeda motor saling berboncengan. Tak lama, dua pria tersebut mendekati Munawar.

Secara kebetulan ruas jalan di kawasan itu sepi. Lantas, pelaku yang diduduk diboncengan memotong tali tas sandang yang dibawa Munawar dengan menggunakan pisau. Setelah berhasil memotong lalu pelaku melarikan tas tersebut.

Mengetahui telah menjadi korban kejahatan, korban langsung mengejar dua pelaku yang kabur ke arah Jalan Iskandar Muda dan kemudian berbelok ke Jalan Abdullah Lubis.

Namun, ketika memasuki Jalan Abdullah Lubis kedua pelaku tersebut telah menghilang. Kedua pelaku berhasil membawa kabur tas yang berisi ponsel android dan dokumen penting berupa kartu pengenal wartawan LKBN Antara serta kartu Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut.

Sadar menjadi korban jambret, Munawar kemudian membuat laporan ke Polsek Medan Baru dengan nomor pengaduan STTLP/980/VII/SPKT yang ditandatangani Kepala SPKT 2 Polsek Medan Baru Aiptu Sulaiman Siregar.

Diutarakannya, sebelum melapor dirinya sempat menanyakan kepada warga sekitar. Kata warga, di daerah tersebut memang rawan aksi kejahatan jalanan.

“Masyarakat di sekitar Jalan Nyak Makam mengakui jika daerah itu rawan aksi begal. Kata warga, kerap terjadi tindak kriminalitas jalanan,” ujar Munawar.

Kini, kasus yang dialaminya tengah ditangani Polsek Medan Baru guna diungkap siapa pelakunya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds