Bikin Kaget, Ada Harimau Berbaring Dekat Penampungan Air Warga

Terlihat harimau tergeletak dekat penampungan air warga.
foto : ist for metrotabagsel/JPG

Terlihat harimau tergeletak dekat penampungan air warga. foto : ist for metrotabagsel/JPG

POJOKSUMUT.com, PALAS-Masyarakat Desa Sihaporas, Kecamatan Sosopan Kabupaten Padang Lawas (Palas) kaget bukan kepalang, saat menemukan seekor harimau tergeletak persis di samping bak penampungan air warga, Senin (10/7/2017).
Harimau itu tak berdaya, hanya berbarin lemah dan diduga mengalami sakit pada bagian kakinya.

Dandim 0212/TS Letkol Arm Azhari yang menerima laporan temuan harimau tersebut mengatakan, sang raja hutan itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Saran Siregar yang mau berangkat ke kebun.

Saat itu, katanya, Saran terkejut karena melihat kondisi harimau tergeletak dan dikira sedang tertidur persi di samping bak penampungan air mereka di Desa Sihaporas, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Palas, Senin (10/7/2017) sekira pukul 07.15 WIB.

Melihat binatang buas tersebut, Saran melaporkannya kepada pihak Koramil setempat.”Dari warga lalu dilaporkan ke Kepala Desa setempat dan kemudian dilaporkan kepada petugas kita di Koramil 07/Sosopan,” jelas Dandim.

Selanjutnya, terang Dandim, pihak Koramil melalui Danramil Lettu Inf AK Harahap memerintahkan dua petugas Babinsa untuk melakukan pengamanan guna mengondusifkan keadaan. “Petugas dari Koramil langsung turun dan mengondusifkan keadaan di desa, apalagi warga menjadi resah dan melarang untuk mendekati lokasi penemuan harimau tersebut,” jelasnya.

Kemudian, kata Dandim, Danramil berkoordinasi dengan pihak kepolisian, kecamatan, kehutanan dan BKSDA. ” Dari laporan anggota, harimau diduga sakit akibat mengalami luka pada bagian kakinya dan kesulitan berjalan,” tukasnya.

Hal serupa juga diakui Danramil 07/Sosopan Lettu Inf AK Harahap, cerita Danramil, menurut warga yang menemukan, kondisi harimau tampak tergeletak dan susah berjalan.

Lalu dilakukan pengamanan oleh pihaknya, dan selanjutnya berkordinasi dengan pihak BKSDA. Setelah pihak BKSDA dan kehutanan turun, mereka pun melakukan proses penangkapan dan selanjutnya mengevakuasi harimau jenis Sumatera tersebut ke Taman Barumun Nagari, Desa Aek Godang, Paluta.

“Kita tangkap dengan menggunakan jaring dan selanjutnya dimasukkan ke kerangkeng. Kondisi kaki harimau ada mengalami luka dan membuatnya susah berjalan,” pungkas mantan Pasi Intel Kodim 0212/TS ini. (yza/mt/jpg/nin)



loading...

Feeds

1.522 Mahasiswa Unimed Diwisuda

Rektor Unimed Prof Syawal Gultom mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan sudah lulus dari universitas yang telah meraih akreditasi A ini. …