Mobil Rombongan Pengantin Masuk Parit, Satu Penumpang Tewas

Kondisi mobil di Jalinsum Batubara, Senin (10/7/2017).
foto : Metro Asahan/JPG

Kondisi mobil di Jalinsum Batubara, Senin (10/7/2017). foto : Metro Asahan/JPG

POJOKSUMUT.com, BATUBARA-Nahas menimpa rombongan pengantin yang menumpangi mobil jenis minibus L300 Starwagon warna putih BK 1180 PD. Pasalnya, kendaraan yang dikemudikan Rusli (64) itu kecelakaan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kabupaten Batubara, Senin (10/7/2017).

Akibat kecelakaan tersebut satu orang penumpang dikabarkan meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan dari Kanit Laka Sat Lantas Polres Batubara Ipda Manimbul Siagian saat dikonfirmasi wartawan koran ini, Senin (10/7) mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi di Jalinsum KM 111-112 tepatnya di areal Perkebunan Socfindo Tanah Gambus pada Senin (10/7) sekira pukul 13.30 WIB.

“Saat itu, mobil diketahui melaju dari arah Medan menuju arah Kisaran, namun saat di lokasi kejadian, supir mobil L300 Rusli yang merupakan warga Titi Kurus, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat diduga kelelahan dan mengantuk sehingga mobil hilang kendali hingga masuk ke dalam parit di sisi jalan tersebut,” ujarnya.

Akibat kejadian kecelakaan itu, satu orang korban meninggal dunia, sementara penumpang lainnya mengalami luka-luka pada tubuhnya.

“Seluruh penumpang di dalam mobil itu berjumlah 17 orang termasuk anak-anak kecil didalamnya mereka yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke Klinik Oloan Indrapura. Supirnya mengalami luka melepuh pada tubuhnya mungkin karena terkena air radiator, sementara satu orang penumpang bernama Mujiono (60) warga yang sama dengan supir meninggal dunia saat berada di Klinik,” ungkapnya.

“Para penumpang yang berada di mobil mengalami luka-luka itu saat ini masih dirawat di Klinik Oloan untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara korban yang meninggal sudah dibawa pulang kerumah duka,” katanya.

Dia juga mengungkapkan, berdasarkan cerita dari supir, saat sebelum kejadian dia menghindari pejalan kaki seorang ibu dan anaknya yang menyebrang jalan disekitar lokasi kejadian yang merupakan daerah areal perkebunan itu.

“Katanya waktu itu dia melihat pejalan kaki ibu dan anaknya tengah menyebrang jalan, ya itu kita fikir tidak masuk akal, makanya dugaan sementara kecelakaan terjadi diduga karena supir kelelahan dan mengantuk,” ungkapnya lagi.

“Menurut keterangan para korban, mobil itu membawa rombongan pengantin yang baru saja menikah yang mau diantar dari Langkat ke Kisaran. Mobil yang kecelakaan itu sudah dievakuasi dan untuk sementara diamankan di Poslantas Sei Bejangkar,” ungkapnya mengakhiri. (Wan/syaf/metroasahan/JPG/nin)



loading...

Feeds

1.522 Mahasiswa Unimed Diwisuda

Rektor Unimed Prof Syawal Gultom mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan sudah lulus dari universitas yang telah meraih akreditasi A ini. …