Pasangan Heboh Beda Usia Ini Diundang ke Jakarta, Bulan Madu Dulu ke Monas

Slamet dan Nek Rohaya 
foto : Sumatera Ekspress/JPG

Slamet dan Nek Rohaya foto : Sumatera Ekspress/JPG

POJOKSUMUT.com, PERNIKAHAN beda usia asal Palembang, pasangan Slamet Riyadi (16) dan Rohaya (71) sempat menghebohkan Indonesia. Tak lama setelah pernikahan, kini keduanya akan terbang ke Jakarta memenuhi undangan salah satu televisi swasta nasional. Seperti apa kesan mereka?

Waktu menunjukkan pukul 21.00 WIB ketika mobil Avanza merah dengan pelat nmor politi (nopol) BG 1327 UB tiba di Hotel Batiqa di Jl Kapten A Rivai, tadi malam (10/7). Tak lama turunkan Slamet bersama istrinya, Rohaya, dari mobil tersebut.

Meski raut wajah keduanya terlihat lelah, namun tetap mesra. Sesekali, Slamet memegang tangan Rohaya ketika naik lift menuju kamar mereka. Keduanya tiba di Palembang Minggu (9/7/2017), pukul 23.00 WIB setelah berangkat dari Desa Karang Endah, Kecamatan Lengkiti, OKU, pukul 04.00 WIB.

Pasangan yang menikah pada Minggu (2/7/2017) ini didampingi Kepala Dusun 01, Widyawati (45) dan Ketua RT 01, Siswoyo (44). Keduanya tak lama di kota pempek. Hari ini (11/7/2017), mereka akan terbang ke Jakarta. Slamet dan Rohaya didaulat sebagai bintang tamu acara di sebuah stasiun televisi swasta nasional dan sebuah media online.

Kesempatan di Palembang dimanfaatkan keduanya untuk jalan-jalan menikmati keindahan kota pempek di waktu malam. Berangkat dari hotel naik mobil rental, keduanya didampingi Widyawati dan Siswoyo. Ikut pula, Raja Adil Siregar (24), pemandu perjalanan pasangan suami istri ini keliling Palembang dan ke Jakarta nantinya.

Selama jalan-jalan, keduanya tampak mesra. Slamet yang malam tadi mengenakan kemeja cokelat bergaris, celana dasar hitam, dan pakai sandal, seakan tak mau lepas merangkul pundak Rohaya.

Meski usia mereka terpaut sangat jauh, tapi tidak canggung menampakan kemesraan. Terkadang, Rohaya yang saat itu mengenakan kebaya pink, celana hijau dan berkerudung hitam menyandarkan kepalanya di bahu Slamet.

Tempat yang pertama kali mereka kunjungi adalah pedestrian di Jl Jenderal Sudirman. Di sana, keduanya berfoto mesra sambil duduk di bawah pohon rindang dengan latar plang nama jalan Palembang City-Jenderal Sudirman Walk.

Kemudian, mereka menuju Jembatan Ampera dan berfoto mesra juga di sana. Acara keliling Palembang berlanjut ke Kambang Iwak dan berakhir dengan makan malam lesehan tak jauh dari Palembang Indah Mall (PIM). Keduanya bersama pendamping mereka makan pecel lele.

Jika Slamet menu lele gorengnya, Rohaya pilih ayam bakar. “Pecel lelenya enak,” uap Slamet yang dengan polosnya mengaku baru pertama kali ke Palembang. Dengat logat khasnya, dia mengakui Palembang sebagai kota yang indah.

“Sejuk, bagus pemandangannya. Mengesankan, menyenangkan hati dan membuka pikiran,” ujarnya begitu tiba di kamar 908 hotel tempat mereka menginap tersebut. Dalam kamar itu, lagi-lagi Slamet dan Rohaya menunjukkan kemesraan mereka. Melihat istrinya lelah, Slamet langsung merangkulnya. “Kalau bunda capek, bobok saja,” katanya.

Sembari sesekali memainkan remote televisi di tangan kanannya, Slamet menyadari bagaimana harus bersikap dan bertutur. “Sudah punya istri, harus baik pada semua orang. Harus sopan dan ramah,” ujarnya.

Keduanya tidak sungkan ketika diminta untuk berpose mesra. Dia sedikit kaget ketika sinar flash dari kamera, berkali-kali mengarah ke arahnya. Rohaya pun langsung melihat hasil jempretan di kamera fotografer koran ini.

“Kok terang sekali kameranya, sampai silau. Bagus ya fotonya,” seloroh Rohaya sembari tertawa senang, “Pasti baguslah bunda,” timpal Slamet. Karena sudah larut malam, keduanya minta izin mau istirahat.

Slamet berujar mau kerokan dengan istrinya itu. “Sepertinya saya masuk angin habis jalan-jalan tadi. Mau minta kerok dulu sama Bunda,” ucapnya. “Ayo mas, saya kerok dulu. Besok (hari ini, red) mau ke Jakarta, jadi harus segar,” tambah Rohaya.

“Oh iya, kami mau ke Jakarta, mau bulan madu ke Monas,” tukas Slamet. (novi haryanto/JPG/nin)



loading...

Feeds

3.457 Mahasiswa USU Diwisuda

"Dari 3.457 orang lulusan USU tersebut ini terdiri dari 1.248 orang pria (36,10%) dan 2.209 orang wanita (63,90%)," sebut Runtung.