Tudingan Kuota Siluman, Begini Tanggapan Polda Sumut

Calon siswa (Casis) Akademi Kepolisian (Akpol) Indonesia yang melakukan ujian masuk di Polda Sumatera Utara mengungkapkan kekecewaannya, Rabu (12/7/2017).
foto : fir/pojoksumut

Calon siswa (Casis) Akademi Kepolisian (Akpol) Indonesia yang melakukan ujian masuk di Polda Sumatera Utara mengungkapkan kekecewaannya, Rabu (12/7/2017). foto : fir/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Polda Sumatera Utara membantah adanya kuota siluman atau tambahan terhadap calon siswa (casis) Akademi Kepolisian (Akpol) Indonesia yang melakukan ujian masuk di Polda Sumatera Utara dari yang sudah ditetapkan sebelumnya sebanyak 14 orang menjadi 15 orang.

“Tidak ada kuota tambahan, yang ada kuota khusus dan itu dari Mabes Polri,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting ketika dihubungi wartawan, Rabu (12/7/2017).

Menurutnya, meski ada kuota khusus dari Mabes Polri, kuota casis Akpol dari Polda Sumut tidak terganggu.

“Kuota Polda Sumut tetap, jumlahnya 14 orang,” tutur Rina.

Disinggung casis yang lolos melalui kuota khusus tersebut merupakan anak dari Pejabat Polda Sumut yang menjabat Karo Ops Kombes Pol Iman Prakoso, Rina mengaku tak mengetahuinya.

Sebelumnya, casis Akpol yang melakukan ujian masuk di Polda Sumatera Utara mendadak melakukan protes. Protes yang dilakukan sejumlah casis tersebut lantaran adanya kuota ‘siluman’ atau kuota khusus sebanyak 1 orang.

Penambahan kuota itu dikabarkan untuk anak Pejabat Polda Sumut yang menjabat Karo Ops Kombes Pol Iman Prakoso.

Salah seorang casis, Sandi Pratama menyebutkan, kuota yang ditetapkan untuk calon taruna Akpol dari Polda Sumut sebanyak 14 orang. Dari hasil pengumuman, ternyata untuk taruna pria sebanyak 13 orang dan wanita 1 orang.

“Saat penentuan tahap akhir pada 19 Juni lalu diumumkan yang lulus dari Sumut ada 13 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Namun, tiba-tiba muncul pengumuman bahwasanya ada kuota tambahan 1 orang,” ujar Sandi didampingi beberapa casis lainnya saat diwawancarai.

Disebutkannya, setelah mencari tahu kuota tambahan tersebut ternyata diberikan kepada Imam Aji Pradiansyah yang berada pada peringkat 26. Imam Aji Pradiansyah merupakan anak Karo Ops Polda Sumut.

“Kami keberatan kuota tambahan ini diberikan kepada dia, sebab masih banyak peringkat yang nilainya lebih bagus. Ada urutan ke-14 hingga ke-25 yang nilainya lebih bagus,” cetus Sandi.



loading...

Feeds