Komplotan Pembunuh Klara Siagian dan Nursiah Sirait Ditangkap, Dalangnya Mantan Pekerja

Para pelaku pembunuhan sadis terhadap Klara boru Sialagan dan Nursi boru Sirait yang berhasil ditangkap.
foto : Metro Asahan/JPG

Para pelaku pembunuhan sadis terhadap Klara boru Sialagan dan Nursi boru Sirait yang berhasil ditangkap. foto : Metro Asahan/JPG

POJOKSUMUT.com, ASAHAN-Personel Jahtanras Direskrim Poldasu dan pihak Polres Asahan berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis yang menimpa Klara boru Sialagan (56) dan Nursiah boru Sirait (54), Selasa (11/7/2017) kemarin.

Polisi mengamankan empat pria dan satu perempuan. Seorang pelaku yang diketahui bernama Nurhasanah boru Siregar alias Cencen (23) diduga sebagai dalang/otak pelaku pembunuhan.

Mirisnya, saat ditangkap polisi, Cencen malah ketawa-ketawa. Sementara dari empat pria yang diringkus, salah satunya merupakan penadah yang membeli Hp milik korban.

Informasi diperoleh, kelima tersangka yang terlibat kasus pembunuhan Klara yang merupakan warga Kecamatan Bandar Pasir Mandoge dan Nursiah boru Sirait warga Dusun III, Desa Lobu Rappa, Kecamatan Aek Songsongan Asahan ini yakni Rudi Purba (27), Nardi Pasaribu (23), Ahmad Bukhori (26), ketiganya sebagai eksekutor.

Sedangkan Agus Salim Hasibuan (34) warga Kecamatan Rahuning Asahan sebagai penadah hasil kejahatan. Ada pun otak pelaku pembunuhan yakni Nurhasanah boru Siregar alias Cencen. Kelima tersangka berhasil diamankan dari sejumlah lokasi berbeda, Rabu (12/7/2017).

“Pelaku pertama yang kita amankan si Agus, berawal dari Hp korban yang dijual para pelaku. Selanjutnya kita ringkus Cencen, lalu pacarnya si Nardi, dan terakhir kita ringkus Rudi dan Ahmad.
Agus, Rudi dan Ahmad kita ringkus di daerah Damuli (Labura) tadi siang sekitar pukul 11 siang,” terang Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga SIK didampingi AKBP Faisal Napitupulu SIK, Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Bayu Putra Samara SIK dalam rillis di Mapolres Asahan, Rabu (12/7) sekira pukul 18.00 WIB.

Lanjut mantan Kapolres Dairi ini, ada pun motif dari pembunuhan didasari sakit hati Cencen terhadap mantan majikannya, Klara boru Sialagan.

Pada wartawan, Nurhasanah alias cencen mengaku sakit hati pada klara karena terus didesak untuk menunjukkan surat tanah.

“Surat tanahnya samaku, kusimpan. Dimintanya terus, takut kali dia kujual. Aku yang megang semua surat surat berharga punya dia. Habis itu dia sibuk kali minta catatan peminjam. Aku kerja sama dia dua tahun. Tapi waktu itu karena nggak kutunjukkan, aku langsung dipecatnya gitu aja. Aku pacaran sama Nardi udah dua tahun,” jawabnya santai di sela-sela kegiatan pemeriksaan.

Namun saat ditanya apakah ia menyadari dan siap menerima hukuman atas perbuatannya, cewek kurus ini tak mampu menjawab dan tubuhnya langsung roboh ke lantai.

“Bangun kau, jangan pura pura pingsan. Tadi gaya kau santai mulai dari ditangkap, malah ketawa-ketawa. Itu dosamu, cepat berdiri,” hardik dua polwan pada Cencen.

Sedangkan Ahmad Bukori, pelaku sekaligus eksekutor pembunuhan pada wartawan mengaku dirinya terpaksa membunuh Nursiah karena saat itu korban terbangun.

“Pas kutikam (Klara), dia (Nursiah) bangun,” ucapnya singkat sembari merintih kesakitan.”Aku nunggu di luar, jaga-jaga. Yang masuk Nardi sama Bukori,” kilah Rudi Purba.



loading...

Feeds