Kajian Ustad Felix Siauw Kembali Dibatalkan, Dalangnya Ormas Itu-itu Lagi!

Ustad Felix Siauw

Ustad Felix Siauw

POJOKSUMUT.com, UJIAN kesabaran kembali dialami Ustad Felix Siauw. Untuk kali keempat, agenda kajian Islamnya dibatalkan panitia.

Parahnya, ternyata ada tekanan dari ormas agar kegiatan tanggal 17 Juli 2017 di Masjid Al-Falah, Sragen itu dibubarkan sebelum terlaksana.

Diapun mengungkapkan semuanya via akun Instagramnya, mulai Jumat (14/7/2017) hingga Sabtu (15/7/2017). Dia menyebutkan, kajian tersebut dibatalkan setelah panitia menginfokan ada ormas yang menolak dan melapor ke Polres.

“Artinya, ini keempat kalinya kajian saya dibatalkan oleh ormas bersama dengan polisi. Ormasnya pun sama seperti ormas yang menolak di Semarang dan Malang. Berbagai alasan dikemukakan, beberapa diantaranya dilansir oleh media, dan akan saya tulis di bawah supaya pembaca bisa mengetahui dengan mudah tuduhan itu,” tulisnya mengawali curhatan dan klarifikasinya.

Mengingat, dia kembali dituding sebagai anggota HTI, menentang dan menolak Pancasila, mengkampanyekan ide Khilafah, dan dikhawatirkan memicu ketegangan antarummat Muslim di Sragen.

“Alhamdulillah, saya mengenal Islam tahun 2002 karena tahu konsep Syariah dan Khilafah, betul-betul membuka pandangan saya tentang konsep Islam yang komprehensif. Sejak itu saya mulai mendakwahkan Islam sesuai kapasitas saya, semampu saya, semaksimal yang saya tahu. Sambil terus-menerus belajar dan melengkapi diri,” lanjutnya.

Dari tahun 2002 hingga kini, ungnkapnya, sudah ratusan kajian, dan lebih dari puluhan kota di Nusantara dan dunia yang sudah dikunjungi dan berbagi. “15 buku yang saya tulis. Saya aktif di media sosial, di Facebook, Twitter, Instagram, Telegram, Google+, Path, juga Youtube. Semua ide saya bisa diakses secara bebas oleh siapapun,” ujarnya.

“15 tahun saya berdakwah tak ada masalah, tapi kini ada ormas yang mengaku santri, tidak mengedepankan adab Islam, tapi prasangka buruk, tuduhan dan fitnah. Saya tidak pernah nyantri memang, tapi santri-santri yang saya kenal jauh dari arogan dan kasar. Bukan yang malah membela penista agama dan doyan goyang-goyang,” tegasnya.

Diapun mempersilahkan masyarakat menilai sendiri tuduhan-tuduhan terhadapnya. Menurutnya, manusia berhak menilai, tapi yang selalu dikhawatirkannya bukan itu.

“Tapi apakah semua yang saya lakukan ini karena Allah. Alhamdulillah ‘ala kulli haal, saya hanya mendoakan bagi sesiapa yang menolak, semoga Allah karuniakan kecintaan pada Islam melebihi apapun jua. Bagi panitia dan yang mengharap kehadiran saya di Sragen, Allah lebih layak membalas kebaikan kawan-kawan semuanya, terimalah maaf saya dengan tulus Saudaramu @felixsiauw,” bebernya pada tulisan yang pertama.



loading...

Feeds

Bebaskan Tiga Rekan Kami!

Ketiga mahasiswa tersebut adalah adalah Sier Mensen (mahasiswa USU), serta Fadel dan Vikri (mahasiswa ITM). Saat ini, mereka ditahan di …