2.674 Warga Berpakaian Batik Medan, Diganjar Rekor MURI

Karnaval Budaya yang dilaksanakan Minggu (16/7/2017) mendapat Rekor MURI pakaian batik terbanyak.
foto : Humas Pemko

Karnaval Budaya yang dilaksanakan Minggu (16/7/2017) mendapat Rekor MURI pakaian batik terbanyak. foto : Humas Pemko

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Sebanyak 2.674 peserta karnaval mengenakan pakaian Batik Medan yang merupakan hasil kerajinan para pelaku UMKM di Medan dalam Karnaval Budaya, Minggu (16/7/2017) pagi di seputaran Jalan Ahmad Yani hingga Lapangan Merdeka.

Karnaval inipun mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), dengan tajut mengenakan batik Medan terbanyak.

Pihak perwakilan MURI memberikan penghargaan dengan kategori Karnaval Mengenakan Busana Batik Medan Oleh Peserta Terbanyak yang langsung diberikan kepada Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin dan jajarannya.

Kegiatan yang digelar dalam memeriahkan Hari Jadi ke-424 Kota Medan ini juga dimeriahkan dengan ratusan peserta lain mengenakan pakaian adat.

Sebelum melaksanakan Karnaval Budaya, seluruh peserta yang terdiri dari pimpinan SKPD, camat, lurah, kepala lingkungan serta masyarakat berkumpul di depan rumah bersejarah, Tjong Afie di Jalan Ahmad Yani . Mereka mengenakan Batik Medan dengan berbagai motif seperti Penari Melayu, Tepak Sirih, Istana Maimun, Becak Medan, Masjid Raya, Payung, Becak Medan, Durian, Bunga Kangkung, Bunga Terong, Kupu-Kupu, Daun Sirih dan Bunga Padi.

Selain itu para peserta juga mengenakan pakaian adat berasal dari 14 etnis yang ada di Kota Medan sebagai simbol keberagaman, serta busana hasil modifikasi. Usai melepas, Wali kota bersama Ketua TP PKK dan Dekranasda Kota Medan didamping Wakil Wali Kota beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ikut Parade Budaya bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan

Selanjutnya mereka beserta unsur Forkopimda dan ribuan masyarakat berjalan menuju Lapangan Merdeka melintasi karpet merah berukuran lebih kurang 2 meter dengan panjang sekitar 500 meter. Iring-iringan ini melintasi bangunan-bangunan tua yang memenuhi sisi kiri maupun kanan Jalan Ahmad Yani.

Jalan Ahmad Yani sempat ditutup untuk memuluskan acara ini.

“Insya Allah melalui semua kegiatan yang digelar ini, kita semakin mencintai kota ini dan menajdikan Kota Medan sebagai rumah kita,” ujar Dzulmi Eldin.

Sedangkan Ketua TP PKK Kota Medan, Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin menambahkan sangat gembira dengan Rekor MURI ini. Dia berharap Batik Medan semakin terkenal sehingga UMKM di Kota Medan semakin maju, terutama bagi para pengerajin batik.

“Hasil dan kualitas Batik Medan tidak kalah dengan batik-batik lain di seluruh Indonesia. Untuk itu saya mengajak seluruh warga Kota Medan untuk mencintai Batik Medan. Saya beserta keluarga, termasuk jajaran Pemko Medan mengenakan Batik Medan. Insya Allah jika semua mengenakan Batik Medan, kehidupan para pengerajin batik di kota Medan akan lebih meningkat dan sejahtera lagi,” bebernya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds