Alamak! Nenek 80 Tahun Dipolisikan, Sering Paksa Pelajar SMP Gituan di Rumahnya

Korban AR didampingi ibunya saat melapor ke Mapolresta Palembang, Sabtu (15/7). 
foto: dian cahyani/Sumeks/jpg

Korban AR didampingi ibunya saat melapor ke Mapolresta Palembang, Sabtu (15/7). foto: dian cahyani/Sumeks/jpg

POJOKSUMUT.com, PALEMBANG-Nenek yang satu ini bikin heboh Palembang. Nek Jawo-sapaan akrabnya, sudah berusia 80 tahun, namun dia dilaporkan ke kantor polisi lantaran dituduh mencabuli pelajar SMP.

Tak terima dengan kejadian yang menimpa anaknya, Rohana (33), ibu korbanlah yang mengadukan perbuatan cabul tersebut ke SPK Terpadu Polresta Palembang, Sabtu (15/7/2017).

Di hadapan petugas, warga Jl Gotong Royong, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang itu mengaku baru mengetahui kejadian setelah mendengar cerita dari anaknya, AR (13).

“Saya tidak diterima pak, anak saya dipaksa begituan oleh pelaku,” tutur Rohana meringis.

Dia tak menyangka, terlapor tega melakukan perbuatan tercela itu. Apalagi, selama ini keluarganya sering membantu Nek Jawo yang dikenal sebagai pemulung.

“Kesehariannya pemulung, Pak. Kami sering kasihan kepadanya. Tapi kejadian ini benar-benar tidak disangka,” tambahnya.

Dia menyebutkan, pencabulan tersebut dialami putranya, Kamis (6/7/2017), pukul 22.00 WIB, di rumah sang nenek. Dan, ternyata itu bukan kali pertama.

AR kepada ibunya mengaku sudah berkali melayani Nek Jawo di bawah ancaman.

“Anak saya pulang-pulang ketakutan. Katanya dia dipaksa nenek itu melayaninya,” imbuh AR.

Pelapor menambahkan, bukannya sekali dia dipaksa berhubungan. Tapi sudah 10 kali.

“Dia sering minta saya ke rumahnya, lalu setelah itu dikasih uang Rp15 ribu,” beber AR.

Malam itu kejadian lagi. Aksi sang nenek selalu dilakukannya saat sang suami yang juga pemulung tidak berada di rumah.
Sementara itu, Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono HB melalui Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara menyatakan, pihaknya telah menerima laporan nenek mencabuli anak-anak di bawah umur. “Akan diselidiki. Jika benar, akan diproses,” tandasnya. (chy/ce1/sumeks/JPG/nin)



loading...

Feeds