Begini Akibatnya Berduaan di Tempat Gelap, Motor dan Ponsel Dibawa Kabur

ilustrasi
foto : pixabay

ilustrasi foto : pixabay

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Bagi anak muda yang tengah di mabuk asmara, sebaiknya jangan memadu kasih di tempat yang gelap dan sepi.

Sebab, tempat tersebut rawan dengan tindak kriminal.

Seperti yang dialami Rustam Effendi Situmeang (17) dan pacarnya. Rustam harus kehilangan sepeda motor dan ponselnya akibat dirampas oleh dua pria yang mengaku sebagai oknum polisi, ketika sedang asyik mojok di tepian Sungai Deli Jalan Karya, Medan, kemarin malam.

Informasi yang diperoleh Minggu (16/7/2017), semula Rustam yang merupakan siswa salah satu SMK swasta di Medan baru saja menjemput sang pacar di kawasan Jalan KL Yos Sudarso/Glugur, Kec Medan Barat. Selanjutnya, Rustam membelokkan kendaraannya ke arah tepian sungai dan berhenti.

“Ketika berhenti di pinggir sungai itu, mereka didatangi dua orang laki-laki ngaku polisi. Kemudian, para pelaku menggeledahnya dan merampas sepeda motor Yamaha Mio dan ponsel miliknya,” ungkap Danu salah seorang warga setempat, yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Setelah barang berharganya dirampas, pemuda yang tinggal di Jalan Kangkung Gang Nangka, Kec Sunggal ini sempat mengejar pelaku. Bahkan, remaja bertubuh kurus ini berteriak-teriak minta tolong sehingga didengar warga sekitar.

Warga yang mendengar berusaha membantu korban mengejar dua pelaku. Namun nahas, pelaku keburu pergi jauh.

“Karena pelakunya kabur, anak muda itu bersama pacarnya dibawa warga ke salah satu rumah untuk menceritakan kejadian yang dialaminya. Setelah itu, disarankan untuk melapor kepada polisi. Tapi anak itu belum mau melapor, karena masih ketakutan,” sebut Danu.

Tak lama kemudian, kedua remaja itupun lantas pulang dengan menumpangi becak motor. Oleh karenanya, tak diketahui pasti apakah korban sudah membuat laporan secara resmi atau belum kepada polisi. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds