Dituding Lecehkan Perempuan Bercadar, Dewi Sandra dan Indra Bekti Minta Maaf

POJOKSUMUT.com, SEJAK kemarin, dunia hiburan dihebohkan dengan video promosi Film Ayat-Ayat Cinta 2 yang dituding melecehkan perempuan bercadar. Dewi Sandra, salah seorang pemeran di film inipun harus menerima dibully.

Beruntung, Dewi menyikapi hal tersebut dengan cepat dan langsung meminta maaf. Hal yang sama dengan Indra Bekti, dalam video tersebut bertugas sebagai presenter acara.

Dalam video yang dibagikan akun jenk_kelin_official, Dewi Sandra, Tatjana Saphira dua aktris yang berperan di film ini hadir dalam promisi film di salah satu mal. Ada satu permainan yang disiapkan, agar penonton bisa menebak manakah dan Tatjana di antara deretan perempuan dengan gamis hitam dan memakai cadar.

Setelah menebak, akhirnya cadar dibuka dan Dewi dan Tatjana tampil jelas di hadapan penonton.

Di sinilah letak kesalahan tersebut. Bahwasanya, cadar bukanlah dipakai untuk dibuka pasang sesuka hati di muka umum. Video ini dianggap akan membuat persepsi salah di kalangan umum tentang penggunaan cadar.

Indra Bekti sendiri memuat klarifikasi panjang tentang kejadian ini. Diapun secara pribadi minta maaf. “Bahwa cara tersebut menimbulkan berbagai penafsiran dan kurang berkenan di hati saudara muslimah, sekali lagi saya selaku pribadi mohon maaf dan yakinlah tidak ada setitikpun niatan untuk memojokkan atau mempermainkan hal-hal yang berkaitan dengan agama. Saya menghormati sikap saling ingat mengingatkan saudaraku semua,” tulisnya di akun Instagramnya.

assalamualaikum wr wb berikut adalah klrafikasi saya, pada tanggal 7 juli 2017 saya diminta oleh MD entertainment untuk menjadi MC acara launching film Ayat Ayat cinta 2 dan launching 2 pemain wanita terbarunya , dan yang diminta EO adalah acara di mana kami mengajak hadirin yang ada untuk ikut menebak di manakah Pemain film Ayat Ayat cinta sebenarnya , pada saat saya dibriefing sebelum acara dimulai saya dijelaskan bahwa akan ada 10 wanita yang akan ditebak dan akan ditutup wajahnya , saya sama sekali tidak terbayang akan ditutup seperti orang menggunakan cadar seperti wanita muslimah dan pada acara dimulai dan saya memanggil wanita yang akan ditebak ternyata pakaiannya seperti wanita muslimah , dan saya pun tidak terpikir untuk melecehkan wanita dengan cadar , dan saya sebagai muslim tentu tidak akan mau membuka cadar wanita muslim yang memang menggunakan cadar sebenarnya , sedangkan para peserta wanita tersebut tidak ada yang menggunakan cadar dalam kehidupan sehari harinya , selain dewi sandra yang menggunakan hanya hijab saja yang lain tidak menggunakan hijab apalagi cadar dan mereka rata rata usher / SPG , karena permainannya adalah untuk menebak siapa pemain sebenarnya dengan cara dibuka satu persatu , bila dilihat secara utuh video tersebut maka akan jelas context nya dan maksud tujuan acara tersebut , dan memang kalau diliat acara ini hanya untuk menebak dan mengungkapkan siapa pemain ayat ayat cinta , namun diatas itu semua bahwa ada cara yang lebih baik untuk menebak nya , bukan dengan cara membuka cadar yang seakan akan menimbulkan polemik dan pemikiran bahwa ada sesuatu yang salah dengan caranya dan akhirnya melecehkan ummat Islam , namun mari kita lihat sesuatu itu dengan utuh dan jangan sepotong sepotong karena takutnya akan ada penilaian yang salah persepsi, yang akhirnya menimbulkan kesalah pahaman seperti ini. Bahwa cara tersebut menimbulkan berbagai penafsiran dan kurang berkenan di hati saudara muslimah, sekali lagi saya selaku pribadi mohon maaf dan yakinlah tidak ada setitikpun niatan untuk memojokkan atau mempermainkan hal-hal yang berkaitan dengan agama. Saya menghormati sikap saling ingat mengingatkan saudaraku semua . wassalam

A post shared by Indra Bekti (@indrabekti) on

Hal yang sama dengan Dewi Sandra. Dia dua kali menulis permintaan maafnya via akun Instagramnya. Dia meminta siapapun yang lebih paham tentang agama membimbingnya untuk lebih baik lagi.

“Jika salah memang harus mengakui salah, bersalah karena ketidak pahaman, bersalah karena kurang teliti dan bersalah karena kurang peka akan perasaan orang lain, apalagi orang2 ini adalah saudara saya sendiri. Saya juga tidak ingin buang body dan menyalahkan orang lain atau pihak pihak yang mungkin lebih ngga mengerti atas apa yang terjadi,” ungkapnya.

“Intinya kami semua memang “tidak paham” dan tidak ada niat jelek sedikitpun. Oleh karena itu saya pribadi ingin mohon maaf sebesar2nya kepada siapapun yang terluka. Ukhti2 yang saya hormati, salut, kagum dan menghargai, saya ingin mohon maaf terutama kepada kalian. Bagaimana mungkin ada niat saya untuk meremehkan kalian sedangkan kalianlah yang memiliki kekuatan dan karakter yang luar biasa, dengan istiqomah memilih untuk memakai cadar/niqab? Satu hal yang bagi saya sangaaaaat amat sulit. Sampai di level kalian itu saya yakin butuh ilmu, proses dan perjuangan yang luar biasa,” lanjutnya.

Diapun menerima apapun yang ditujukan netizen padanya dengan lapang dada. “Yang mau marah, caci maki… silahkan… karena memang saya belum sempurna dalam berpakaian, mungkin akhlak saya, amal saya, ucapan saya maupun perbuatan saya masih banyaaaaak kekurangnya. Saya tidak takut untuk mengakui semua itu. But im trying… just need to try harder and sincerely i want to. Sesuai dengan quote diatas, jika saya salah (dan saya memang salah ) mohon pencerahannya, bantu dan ajar saya agar bisa paham dan tidak mengulangi kesalahan lagi,” pungkasnya.

https://www.instagram.com/p/BWjX8sKF0Bd/

Sementara itu, netizen masih berharap permintaan maaf tak hanya keluar dari Dewi dan Indra Bekti, namun juga dari penanggung jawab film ini. Mengingat, konsep promosi tersebut tentu bukan hanya tanggung jawab Dewi dan Indra saja.

Berikut link video saat acara tersebut berlangsung;

https://www.instagram.com/p/BWkJvP6FCz7axw4fveDVdSGPBVJE8fqtEjqbKs0/

(nin/pojoksumut)



loading...

Feeds

Bebaskan Tiga Rekan Kami!

Ketiga mahasiswa tersebut adalah adalah Sier Mensen (mahasiswa USU), serta Fadel dan Vikri (mahasiswa ITM). Saat ini, mereka ditahan di …

Bulan Depan, Sheza Idris Naik Pelaminan

Rencananya, pernikahan bakal mereka gelar pada hari Minggu,13 Agustus 2017. Sedangkan, proses akad nikah digelar sehari sebelumnya, yakni Sabtu,12 Agustus …