Duh! Harga Garam di Sumut Naik 100 Persen

Garam
foto : pixabay

Garam foto : pixabay

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Sejak beberapa hari yang lalu, terjadi kenaikan pada harga garam yang menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat.

Garam yang biasa dijual dengan harga Rp1.000 per bungkus, kini dijual dengan harga Rp2.000 hingga Rp2.500 per bungkusnya.

“Harga garam mengalami kenaikan hingga 100 persen lebih dalam dua pekan terakhir ini,” ujar Ketua Tim Pemantau Harga Pangan Sumut Gunawan Benjamin, akhir pekan ini.

Menurutnya, kenaikan harga yang terjadi ini berdasarkan hasil pantauannya di pasar dikarenakan oleh terganggunya jalur distribusi garam itu sendiri. Artinya harga garam ini naik bukan karena adanya tren konsumsi garam yang mengalami kenaikan.

“Lebih dikarenakan gangguan sisi pasokan maupun distribusinya. Sejumlah pedagang mengatakan, bahwa kenaikan harga garam saat ini dikarenakan adanya upaya hukum yang tengah dilakukan oleh aparat penegak hukum kepada perusahaan garam,” cetusnya.

Meski demikian, sambungnya, terlepas dari sentimen apapun yang tengah berkembang sebaiknya pemerintah bisa turun tangan langsung untuk mengatasi mahalnya harga garam saat ini.

“Memang kita juga mendapatkan informasi terkait adanya upaya hukum terhadap perusahaan yang menjual garam. Lokasi perusahaan tersebut ada di pulau Jawa. Namun, apakah ada kaitannya dengan mahalnya harga garam saat ini? Jadi, saya pikir memang perlu ditindak lanjuti karena yang peru dilindungi adalah konsumen garam,” sebut Gunawan yang juga pengamat ekonomi Sumut.

Kata di, garam merupakan komponen bahan pangan yang secara kuantitas tidak begitu besar digunakan di rumah tangga dan kerap tidak memberikan andil yang besar terhadap inflasi. Namun begitu, kenaikan harganya saat ini tetap menyita perhatian masyarakat.

“Garam sudah pasti digunakan sebagai bahan dasar kebutuhan rumah tangga. Jadi, apapun yang menyebabkan kenaikan harga garam ini perlu untuk diklarifikasi serta dicari jalan keluarnya. Kalaupun ada hubungannya dengan upaya hukum yang tengah dilakukan di perusahaan garam,” tuturnya.

Dia menambahkan, sebaiknya ada upaya lain yang bisa diambil agar harganya tidak mahal di masyarakat.

“Ada upaya untuk menurunkan harga garam agar kembali normal. Karena, masalah garam ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” tandasnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

Rambut Baru Mel B Panen Kritikan

Model rambut Mel B ini terlihat hanya sesaat setelah hakim memutuskan menolak permintaannya dalam kasus dengan suaminya Stephen Belafonte.