Pelatih PSMS Ikut Kursus Lisensi A AFC, Tim Bakal Ditinggal Sebulan

Pelatih PSMS Mahruzar Nasution (kanan) 
foto : pojoksumut

Pelatih PSMS Mahruzar Nasution (kanan) foto : pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pelatih PSMS Medan, Mahruzar Nasution akan mengikuti kursus pelatih lisensi A AFC. Ini diketahui setelah PSSI merilis daftar kandidat beberapa pelatih yang akan mengikuti kursus tersebut mulai awal Agustus 2017.

Bahkan, dari 23 nama pelatih yang dipublikasikan, Mahruzar berada pada urutan paling atas. Sejatinya, keputusan Mahruzar untuk mengikuti lisensi ini cukup mengejutkan.

Pasalnya, Ayam Kinantan-julukan PSMS adalah tim yang masih berkutat di Liga 2 Liga Indonesia Baru (LIB) PSSI 2017. Dimana, klub peserta Liga 2 tak butuh pelatih lisiensi A AFC.

Namun, Mahruzar memahami pelatih pun layaknya profesi lain butuh di-upgrade. “Karena ini merupakan profesi saya, saya harus meng-upgrade agar tidak ketinggalan pengetahuan dan perkembangn sepak bola,” ujarnya, Senin (17/7/2017).
Tidak hanya itu, PSMS sendiri masih harus menjalani tujuh partai di putaran kedua. Sementara, untuk ikut kursus butuh waktu sebulan penuh.

Mahruzar sendiri tak ingin menjadikannya masalah, apalagi dia yakin asisten Edy Syahputra bisa mengemban tugas sebagai pelatih walaupun dirinya tidak ada.

“Nggak masalah. Ada asisten saya yang selama ini terus mendampingi. Saya percaya asisten saya,” tegas mantan asisten pelatih timnas U-19 tersebut.
Hal yang sama dengan timnya. Dia yakin Legimin Raharjo dkk bisa tetap solid meski tanpa pelatih kepala.

Lalu apakah kursus ini bagian dari impiannya untuk pelatih Timnas Senior? Mahruzar enggan berbicara.

Dia hanya memastikan momen kursus ini langka, dan harus dimanfaatkan. “A license itu sekali ini, belum tahu ke depannya kapan ada lagi di Indonesia ini. Momentum ini kita ambil meng-upgrade ilmu, persiapan saya ke depannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PSMS Medan, Kisharianto Pasaribu mengakui, manajemen menyetujui agenda Mahruzar ini. “Kami izinkan saja. Keputusan ini sudah lewat diskusi pengurus, manajemen dan pelatih. Apalagi ini jarang, tidak bisa setiap saat untuk kursus lisensi A AFC,” pungkasnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds