Miris! Kesal Dikekang, Dua Pelajar Bikin Skenario Penculikan dan Pembunuhan

ilustrasi
pixabay

ilustrasi pixabay

POJOKSUMUT.com, PALANGKA RAYA-Perilaku menyimpang remaja juga terjadi di Kota Palangka Raya. Beralasan karena sakit hati karena sering dikekang orangtua saat hendak bergaul dengan teman-teman, dua pelajar putri, FE (15) dan EA (14), membuat skenario bahwa keduanya diculik dan akan dibunuh dua temannya, SS (16) dan RA (16).

Ancaman itu hanya ingin menakuti orangtua mereka. SS dan RA justru harus meringkuk dalam sel tahanan Polres Palangka Raya. Keduanya dikenakan dugaan penculikan dan membawa lari anak di bawah umur.

Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli melalui Kasat Reskrim AKP Ismanto Yuwono, Senin (17/7/2017), membenarkan penangkapan kedua anak pelajar SMP tersebut. ”Modusnya, korban mengaku seolah diculik karena tidak betah di rumah dan sedang ada masalah dengan orangtuanya,” ujarnya.

Ismanto menuturkan, pelaku yang merupakan teman pria korban, mengajak korban jalan-jalan dan menginap di baraknya. Korban kemudian mengirimkan pesan melalui ke keluarganya, seolah-olah dia diculik disertai ancaman akan dibunuh.

Keluarga korban kemudian melapor ke SPKT Polres Palangka Raya dan langsung direspons tim Resmob dan tim CRT Puma Res Palangka Raya. Saat dilakukan penyelidikan mendalam, aparat berhasil mengamankan pelaku dan korban.

”Kita dapat laporan Sabtu (15/7/2017) kemarin dan kita amankan Senin (17/7/2017). Setelah diinterogasi, korban korban sakit hati karena tidak diperkenankan keluar rumah atau merasa dikekang keluarga,” katanya.

Ismanto menambahkan, mereka diamankan di Jalan Mendawai dengan barang bukti satu unit ponsel milik RA. ”Saat ini diamankan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut oleh Unit PPA Reskrim Polres Palangka Raya. Namun, kemungkinan akan dilakukan mediasi, tetapi tetap sesuai aturan berlaku,” pungkasnya. (daq/ign/prokal/JPG/nin)



loading...

Feeds