Serta Silaban Ditelepon, Anak Dikabarkan Terluka, Diminta Transfer Rp11 Juta, Ternyata…

ilustrasi
pixabay

ilustrasi pixabay

POJOKSUMUT.com, HUMBAHAS-Tragis benar nasib seorang nenek bernama Serta boru Silaban (69), warga Desa Purba, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).

Seseorang meneleponnya dan mengabarkan anak dan memantunya terluka dan butuh uang perobatan. Dengan perasaan sedih dan tanpa curiga dengan si penelepon, dia mengirim uang sebesar Rp11 juta, ternyata dia ditipu.

Kejadian terjadi pada Selasa (18/7/2017) malam, si penelepon mengaku Jono Purba yang tak lain nama anaknya tinggal di Medan.

Jono mengaku baru saja berantam hebat dengan istrinya. Jono mengalami luka-luka hingga 16 jahitan, istrinya juga luka-luka. Jono minta tolong agar dikirmkan biaya pengobatan sebesar Rp11 juta.

Dengan kekhawatiran seorang ibu, Serta menstansfer uang tersebut ke nomor rekening 0658-01-002774-53-3 atas nama M Arifin sesuai permintaan anaknya, Jono Purba. Ia melakukan transfer dari Bank BRI Pasar Baru Doloksanggul, Rabu (19/7) pagi.

Setelah mengirim uang itu, dia menghubungi keluarga lain yang tinggal di Medan, dan minta tolong melihat kondisi anak dan menantunya. Ternyata, anak dan menantunya sehat-sehat saja. Tidak ada pertengkaran.

“Saya khawatir. Kemudian saya telepon keluarga lain untuk memastikan keadaan anak dan menantuku itu. Tak taunya anak saya dan istrinya sehat-sehat saja dan menyampaikan kalau saya sudah ditipu. Karena itulah saya datang ke Polsek ini untuk membuat pengaduan,” ujar Boru Silaban ketika membuat laporan di Mapolsek setempat.

Kepolisian Sektor Doloksanggul berjanji akan melakukan penyelidikan dan langsung menghubungi pihak Bank tempat korban mentransfer uang. “Iya akan kita selidiki, kami mengecek dulu uangnya apa sudah diambil semuanya. Kalau belum diambil semuanya, agar meminta pihak RI memblokir nomor rekening itu,” ujar salah seorang personil Polsek Doloksanggul.



loading...

Feeds