BNN Ungkap Modus Baru Pengiriman Sabu, Disembunyikan dalam Mesin Cuci

Kabid Penindakan BNN Pusat, Irjen Pol Arman Depari.
foto : ring/pojoksumut

Kabid Penindakan BNN Pusat, Irjen Pol Arman Depari. foto : ring/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, JAKARTA-Bandar narkoba punya seribu cara untuk menyeludupkan barang haram ke Tanah Air. Beruntung, Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil kembali menggagalkan dan membongkarnya.

Kali ini, adalah sindikat narkoba lintas negara di Batam, Kepulauan Riau yang menggunakan modus baru dalam penyeludupan narkoba jenis sabu-sabu.
Deputi Pemberantas BNN Irjen Arman Depari mengatakan, pihaknya telah menangkap bandar narkoba berinisial JAR di Batam, Sabtu (22/7/2017). “Kami sudah amankan bandar narkoba jenis sabu-sabu sepuluh kilogram yang diselundupkan dari Malaysia disembunyikan di dalam mesin cuci,” kata Arman.

Berdasar penelurusan BNN, JAR ternyata pemasok sabu-sabu. Kurirnya tersebar di berbagai kota.

JAR memasok narkoba kepada kurir yang telah ditangkap BNN beberapa hari lalu di sejumlah lokasi. Antara lain Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Denpasar, Jambi dan Palembang. ‚ÄúTotal barang bukti yang sudah disita 18 kilogram,” kata Arman.

Sebelumnya, BNN bekerja sama dengan Bea Cukai Bali menangkap dua kurir narkoba di Bandara Ngurah Rai, Jumat (14/7). Barang buktinya adalah satu kilogram sabu-sabu.

Dari pengembangan hasil penangkapan di Bali, BNN lantas menangkap tiga kurir dengan barang bukti dua kilogram sabu-sabu di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (15/7/2017). Pada hari yang sama, BNN dan Bea Cukai juga menangkap seorang kurir dengan barang bukti satu kilogram sabu-sabu di Jambi.

Sedangkan pada Minggu (16/7), BNN dan Bea Cukai menangkap dua kurir narkoba di Palembang. Barang buktinya adalah sabu-sabu seberat 4 Kg.(mg4/boy/jpnn/nin)



loading...

Feeds